Amir: Ada Indikasi Korupsi Soal Pembangunan Infrastruktur Desa Sawang Selatan

Amir: Ada Indikasi Korupsi Soal Pembangunan Infrastruktur Desa Sawang Selatan

Liputankepri.com,Kundur – Pembangunan sejumlah insfrastruktur di Desa Sawang Selatan Kecamatan Kundur Barat kabupaten Karimun menggunakan Dana Desa (DD) tahun anggaran 2018 menuai kontroversi.

Mangkraknya beberapa fasilitas pembagunan gedung BPD,Lapangan Futsal serta objek wisata mangrove dengan anggaran sebesar Rp1,8 miliar masa pengerjaan kurang lebih satu tahun diduga kuat adannya indikasi penyelewengan terhadap Dana Desa.

Amir salah seorang tokoh masyarakat Mengkuse Desa Sawang Selatan berpendapat,sejumlah pembangunan di Desa Sawang Selatan kita anggap gagal tuntas.

Menurut Amir saat dijumpai media ini dikediamannya beberapa waktu lalu menerangkan,pembangunan yang gagal tuntas di Desa Sawang Selatan bukan hanya obyek wisata mangrove.

Masih menurut Amir pembangunan lain yang gagal tuntas di Desa Sawang Selatan, satu unit gedung BPD dan satu unit lapangan putsal tepatnya dibatu tumbang yang terkesan mangkrak dan gagal tuntas.

“Ironis lagi,masyarakat mengkuse disuruh gotong royong untuk mencari kayu, untuk keperluan penyiapan obyek wisata mangrove.

Kendati demikian Amir meminta aparat penegak hukum agar segera ambil sikap agar sejumlah pembangunan infrastruktur di Desa Sawang Selatan dapat dituntaskan.

“Kami minta kepada aparat penegak hukum agar segera menyikapi persoalan ini untuk di selesaikan sampai tuntas,”harapnya.

Terpisah,Sahar ketua BPD Desa Sawang Selatan yang dihubungi awak media ini melalui ponselnya (9/1/2019) membenarkan, tentang sejumlah pembangunan yang belum rampung, seperti halnya obyek wisata mangrove.

“Memang benar ada beberapa pembagunan dengan menggunakan Dana Desa yang belum rampung,”kata Sahar yang enggan membeberkan secara rinci

“Pengerjaan wisata mangrove akan segera dikerja, sebap kita lagi menunggu pengadaan kayu.

Menurut Sahar, selaku BPD kita hanya bisa memantau dan mengenai keuangan tergantung Kades kalaupun dana dari pembangunan tersebut telah dipakai atau terpinjam untuk keperluan lain Kades harus mengembalikan,”terang Sahar pada media ini melalui selulernya.

Menyikapi hal ini ketika awak media mengkomfirmasi Tumiran selaku Kepala Desa Sawang Selatan melalui ponselnya, namun sampai berita ini dipublikasikan Tumiran enggan untuk menjawabnya.( Majid )

Bagikan Artikel ini :
  • 29
    Shares

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Comments are closed.

•• Box Redaksi | Kode Etik | Standar Perlindungan ••