oleh

Baru Dibangun: Puskesmas Pulau Merbau Rusak & Retak, Warga Minta Dinas Bongkar Seluruh Yang Rusak & Diperbaiki

Liputankepri.com,Meranti- Kualitas pengerjaan proyek pembangunan inprastruktur peningkatan Puskesmas Rawat Inap di Pulau Merbau Kabupaten Kepulauan Meranti yang bersumber dari Dana Alokasi Kusus (DAK Afirmasi) pada tahun 2019 senilai miliaran rupiah terindikasi bermasalah dan diduga kuat tidak sesuai speksipikasi teknis serta disinyalir asal asalan.

Pantauan awak media beberapa hari lalu, cor semen pada pembangunan rabat puskesmas tersebut yang dilaksanakan oleh rekanan kontraktor PT. BUNDA
Alamat JL. SRIKANDI KOMP. WIDYA GRAHA II BLOK E-7, TAMPAN – PEKANBARU – (Kota) – Riau yang bersumber dari Dana Alokasi Kusus (DAK) Afirmasi senilai Rp.  7.899.582.659,02. terlihat kunuh rusak dan retak,Jumat 26/06/2020.

Menurut informasi yang dihimpun dari sejumlah masyarakat setempat saat berbincang-bincang beberapa hari lalu, mengatakan bahwa dalam pengerjaan proyek Puskesmas yang belum lama dilakukan serah-terima oleh Bupati Kepulauan Meranti Drs.H.Irwan M,Si itu,banyak ditemukan kecurangan dan diduga kuat asal jadi dan tidak sesuai dengan ketentuan semestinya.

Berita Terkait :  Wabup Meranti Adakan Kenduri Syukuran Sambut Bulan Suci Ramadhan

“Proyek ini belum lama diselesaikan perkerja dan belum gunakan, kondisinya sangat memperhatinkan, dan bisa kita lihat jelas diduga asal jadi pasalnya selain banyak Plafon di lantai dua bagian dalam rusak parah dan terlihat kumuh selai itu juga pada bagian coran rabat puskesmas juga terlihat retak retak,”Ujar E (36) berserta sejumlah warga lainnya yang meminta namanya untuk tidak disebutkan.

Diceritakan sumber lagi, Dalam segi pembangunan dikecamatan pulau merbau selama ini seperti dianak tirikan bila dibandingkan dengan kecamatan lain di meranti, Maka dengan adanya pembangunan yang diharap-arapkan ini masyarakat pulau merbau sangat disayangkan dan kecewa dikerjakan oleh rekanan asal-asalan seperti pembangunan Puskesmas ini meski perkerjaan tersebut diduga kuat tidak memenuhi ketentuan teknik itu sudah dibayar oleh pemerintah melalui dinas kesehatan sudah 100%.

Berita Terkait :  Pembukaan MTQ Meranti Berlangsung Meriah

“Untuk itu kita sangat berharap kepada teman teman media melalui berita ini bisa menyampaikan kepada penegak hukum dan rekanan serta pihak dinas untuk membongkar seluruh coran rabat yang retak untuk diperbaiki kembali sebelum puskesmas ini di gunakan dan sebelum menimbulkan musibah,”harap sumber.

Menagapi hal itu Kepala Bidang sumber Daya Kesehatan dan Kefarmasian Dinas Kesehatan Kepulauan Meranti, Muhamad Sardi juga merasa kecewa mendengar informasi tersebut dan mengucapakan terime kasih atas info tersebut.

” Terime kasih infonye. Nanti kite chek, mumpung masih dalam pemeliharaan, rencana hari minggu saya kesane dengan PPTK Zulham dan konsultan pengawas,” Kata M.Sardi Kepada media ini melalui WhatsApp pribadinya, Jumat 26/06/2020.

Berita Terkait :  ​Bukber Polres Meranti Bersama Tokoh Masyarakat

Sementar itu pihak Pt Bunda ketika diminta keterangan media ini melalui pesan WhatsApp terkesan tidak mempunyai etikat baik,setelah dibaca pesan tersebut lalu memblokir dan tidak bisa diminta keterangan hungga berita ini diterbitkan,(tmy).

Bagikan Artikel ini :