banner 200x200

Beraksi Sejak 2017, Komplotan Bandit Di Karmun Akhirnya Dibekuk Polisi

Beraksi Sejak 2017, Komplotan Bandit Di Karmun Akhirnya Dibekuk Polisi
Bagikan Artikel ini :
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

liputankepri.com, KARIMUN – Setelah melakukan aksi kejahatan sejak 2017 lalu, akhirnya komplotan bandit yang sering melakukan pencurian dengan kekerasan di wilayah Pulau Karimun dan sekitarnya, berhasil dibekuk Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim) Polres Karimun.

Wakapolres Karimun Kompol Agung Gima Sunarya, didampingi Kasat Reskrim Polres Karimun AKP Lulik Febyantara, saat melakukan konferensi pers, Sabtu (11/8/2018).

Hal tersebut seperti diungkapkan Wakapolres Karimun, Kompol Agung Gima Sunarya, saat dilakukan konferensi pers di Rupatama Polres Karimun, Sabtu (11/8/2018).

Dirinya menjelaskan, bahwa satu komplotan yang berjumlah 5 orang tersebut dibekuk, setelah pihaknya memperoleh informasi dari masyarakat terkait pelaku pencurian di Perumahan Balai Garden, Kelurahan Kapling, pada Senin (6/8/2018) malam.

“Tim opsnal Satreskrim Polres Karimun mendapat informasi dari masyarakat, terkait adanya pelaku yang melakukan pencurian di Perumahan Balai Garden Kelurahan Kapling Kecamatan Tebing pada Senin, (6/8/2018) sekira pukul 22.00 WIB,” ujar Gima

Berawal dari informasi tersebut, tim melakukan penyelidikan dan berhasil mengamankan Suryanto di Jalan Poros. Dari pengakuan Suyanto, dirinya mengaku melakukan pencurian  bersama 4 temannya.

“Berdasar pengakuan tersebut, kemudian Tim Macan Hitam Polres Karimun membekuk 4 orang teman Suryanto yakni Jang, Anto, Andi, dan Em yang masih dibawah umur. Komplotan ini sudah melakukan pencurian sejak 2017 lalu, dengan 31 TKP di Karimun,” papar Gima.

Masih menurut Wakapolres, selain adanya pelaku yang masih dibawah umur, anggota komplotan ini juga ada residivis kasus jambret yang terpaksa dihadiahi timah panas, karena berusaha melarikan diri.

“Salah satu tersangka atas nama Jang merupakan residivis jambret, kita tembak kakinya karena dia mencoba melarikan diri. Sudah kita kasi peringatan, namun tetap melarikan diri, untuk itu petugas bertindak tegas dengan melakukan penembakan terhadap pelaku,” jelasnya.

Berita Terkait :  Residivis Spesialis Pencuri Toko di Bekuk Satreskrim Polsek Meral

Gima juga menjelaskan, modus yang dilakukan komplotan ini dengan berpura-pura mencari barang rongsokan. Ketika dilihat rumah tersebut kosong mereka langsung masuk dengan merusak jendela dan atap rumah.

Selain itu Polisi juga mengamankan barang bukti hasil kejahatan, diantaranya uang tunai sejumlah Rp 59 juta, 30 handphone berbagai merk, 1 utas kalung bermodifikasi emas putih seberat 6,130 gram, 1 buah cincin emas seberat 6,2 gram, satu unit motor merk honda supra warna hitam dan 2 unit motor merk honda beat. (syah)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Comments are closed.