BMKG Ingatkan Tingginya Gelombang Laut

BMKG Ingatkan Tingginya Gelombang Laut

Liputankepri.com,Batam –Peningkatan gelombang laut terjadi di sebagian besar wilayah Kepulauan Riau (Kepri) dalam beberapa hari belakangan. Dari tujuh kabupaten/kota di Kepri, hanya Kota Batam dan Kabupaten Karimun yang perairannya masih terbilang kondusif dengan tinggi gelombang berada di bawah 1 meter. Sedangkan lima daerah lainnya mengalami peningkatan gelombang laut secara signifikan. Khususnya untuk wilayah Kabupaten Natuna dan Anambas yang menjadi kabupaten terluar di Kepri.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Klas 1 Hang Nadim Batam mencatatkan, tinggi gelombang di perairan Kabupaten Natuna berada di angka 5 meter pada Selasa (1/1) ini. Tertinggi dibandingkan daerah lainnya di Kepri.

Tinggi gelombang di perairan Natuna jauh melebihi batas normal, yakni di angka 0,5-1,5 meter. Kondisi ini cukup membahayakan bagi aktivitas kelautan. Baik nelayan ataupun transportasi laut.

Hal serupa terjadi di perairan Kabupaten Anambas. Tinggi gelombangnya mencapai angka 4 meter. Padahal biasanya tinggi gelombang di kawasan ini hanya 1,5 meter, bahkan bisa lebih rendah lagi. Lalu untuk kawasan Kabupaten Bintan, Lingga, dan Kota Tanjungpinang, tinggi gelombang yang masing-masing mencapai 2 meter cukup menjadi tantangan buat aktivitas kelautan.

“Untuk transportasi laut dan aktivitas kelautan diimbau agar berhati-hati terhadap angin kencang dan gelombang laut yang tinggi di wilayah perairan Natuna, Anambas, Bintan dan Lingga. Serta arus laut yang cukup kuat di seluruh wilayah perairan Kepulauan Riau,” kata Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Klas 1 Hang Nadim Batam Nizam Mawardi di Batam.

Sementara untuk kondisi cuaca sendiri, secara umum di wilayah Kepri diperkirakan berawan dan berpotensi terjadi hujan lokal. Intensitasnya ringan hingga sedang yang dapat disertai petir dan angin kencang. Kondisi ini karena adanya daerah belokan angin di wilayah Kepri. Sehingga menyebabkan terjadinya perlambatan massa udara dan mendukung pertumbuhan awan-awan.

Berita Terkait :  Bupati Karimun Lepas 98 Mahasiswa UK Untuk KKN

Untuk wilayah Kota Batam, Tanjungpinang, dan Kabupaten Karimun, hujan diprediksi terjadi pada siang hari. Untuk wilayah lainnya akan diguyur hujan sejak pagi hingga siang.

Nizam juga mengingatkan agar masyarakat tetap waspada jika terjadi hujan. Terlebih jika disertai angin kencang. Karena hal tersebut bisa membuat kondisi perairan mengalami perubahan secara signifikan hingga membahayakan masyarakat.***

(bbi/JPC)

Bagikan Artikel ini :

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Comments are closed.