oleh

Erlangga: Dua Pelaku Perdagangan Orang Diamankan di Exotic Pub

Liputankepri.com,Batam – Kepolisian Daerah Kepulauan Riau berhasil mengungkap kasus dugaan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) dan menetapkan dua orang pria sebagai tersangka.

Kabid Humas Polda Kepri, Kombes Pol. Drs. S. Erlangga mengatakan, pengungkapan kasus ini, diawali dari informasi tentang adanya dugaan tindak pidana perdagangan orang yang terjadi di The Exotic Pub & KTV, Lubuk Baja, Kota Batam dengan melibatkan para pekerja perempuan (pemandu lagu) sebagai korban.

“Kemudian pada hari Jumat tanggal 2 Agustus 2019 dilakukan penyelidikan di lokasi tersebut dan ditemukan adanya seorang pekerja perempuan (pemandu lagu) inisial A yang telah melayani tamu dengan cara melakukan hubungan seksual di kamar L Hotel Nomor 307,” kata Erlangga dalam keterangan jumpa pers, Selasa (6/8).

Berita Terkait :  Perlu Keseriusan Pemprov Kepri Muluskan KEK Karimun

Dalam proses penyidikan, ujar Erlangga, ditemukan fakta adanya modus operandi dugaan eksploitasi dari pengelola The Exotic terhadap perempuan yang bekerja pada tempat tersebut.

“Pihak pengelola memanfaatkan korban untuk memberikan servis kepada tamu sehingga memperoleh keuntungan dengan menetapkan tarif charge pemandu lagu dan GRO (Guest Relation Officer/pelayan) serta sistem bagi hasil,” paparnya.

Pengelola The Exotic Pub & KTV, sambun Erlangga, menawarkan paket minuman dengan free 1 (satu) kamar hotel, dimana Hotel dengan The Exotic masih dalam satu manajemen dalam perusahaan PT. UMBJ.

“Sehingga diperoleh fakta bahwa paket free hotel dijadikan sebagai modus dalam menjalankan praktek dugaan prostitusi,” terangnya.

Pada pengungkapan TPPO, penyidik mengamankan dua orang sebagai tersangka dengan inisial AJ (selaku General Manager L Hotel dan The Exotic Pub & KTV) dan inisial AH (Selaku Manager KTV The Exotic).

Berita Terkait :  Bawa Sabu dari Malaysia,Warga Teluk Uma Diciduk Polisi

“Untuk korban berjumlah enam orang dan telah dikembalikan kepada pihak keluarga,” terang Erlangga.

Barang bukti yang dapat diamankan dalam kasus ini, lanjut Erlangga yakni berupa 1 kondom bekas pakai merek Sutra dengan bungkus warna hitam, uang tunai sejumlah Rp 2.650.000.

Lalu, satu bundel bukti pembayaran bill tamu The Exotic Pub & KTV, satu lembar voucher No. 00000072 the Exotic Pub & KTV dengan nomor VIP 205, satu lembar bukti check in kamar L hotel nomor 307, satu buku catatan titipan GRO warna hijau, satu kartu kunci kamar L hotel nomor 307, satu lembar menu paket minuman the Exotic Pub & KTV.

Dikatakan Erlangga, kedua tersangka akan dijerat dengan Pasal 2 dan Pasal 13 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 21 Tahun 2007 tentang Tindak Pidana Perdagangan Orang.

Berita Terkait :  Polda Kepri Gelar Musrenbang Tahun 2019

“Dengan ancaman hukuman paling singkat tiga tahun paling lama selama 15 tahun kurungan dan denda paling sedikit Rp. 120.000.000 dan paling banyak senilai Rp. 600.000.000,” kata Erlangga.

Erlangga menambahkan, kasus tersebut juga sudah dirilis resmi di Mapolda Kepri yang dihadiri Wadir Reskrimum AKBP, Arie Dharmanto, S.Sos., SIK, Kasubdit IV Ditreskrimum Kompol Dhani Catra Nugraha, SH,SIK,MH dan Kaur Mitra Bidhumas Polda Kepri AKP Syarifuddin SH.***

(Sbr/bidhumaspoldakepri)

Bagikan Artikel ini :