Humas PT NSP Menghindar ketika dijumpai Awak Media

Humas PT NSP Menghindar ketika dijumpai Awak Media
Posted by:
Bagikan Artikel ini :
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Liputankepri.com,Selatpanjang – Menindaklanjuti unjuk rasa terhadap 15 orang Karyawan PT.Nasional Sago Prima (NSP) beberapa waktu lalu.

Menyikapi persoalan tersebut beberapa awak media Online ingin konfirmasi dengan Budi selaku Humas PT NSP di Indo Baru Hotel dia menghindar, Kamis (08/08/2018) pagi.

Sebelumnya, Budi yang merupakan Humas PT NSP itu pernah mengatakan kalau hari Sabtu tanggal (04/08/2018) ingin berjumpa Wartawan untuk melakukan Klarifikasi terkait unjuk rasa yang dilakukan Karyawan perkebunan sagu milik PT.NSP yang beroperasional di wilayah Tebing Tinggi Timur, Kabupten Kepulauan Meranti pada Kamis (02/08/2018) lalu.

Ketika dijumpai di Indo Baru Hotel dilantai Dua dia (Budi) menelepon seseorang, ketika disapa dia mengatakan ” Bentar ya Bang, ” kata Budi sambil mengobrol orang yang dihubunginya lewat Telpon sekitar pukul 09:45 WIB.

Kedatangan Wartawan Online ini bukan lain ingin mengkonfirmasi terkait belasan Karyawan PT NSP beberapa waktu lalu.

Pemberitaan sebelumnya, Aksi unjuk rasa ini berawal di keluarkanya kebijakan oleh pihak managemant PT.Nasional Sago Prima, Tertanggal 23 juli 2018 lalu yang mengeluarkan surat mutasi kepada 15 orang pekerjanya.

Mutasi itu di lakukan atas dasar kebutuhan atau efisiensi,Sayangnya 15 pekerja lainya dari unit berbeda,yaitu yang bekerja di sektor perkebunan dipindahkan ke unit pabrik.dan pekerja yang dimutasi ada yang tidak tamat SD.

Dalam unjuk rasa ini kami menuntut hak kami untuk dimutasi pada surat keberatan yang kami ajukan tidak ada di tanggapi oleh pihak perusahaan.di sini kami pekerja tidak boleh menolak meskipun pekerja siap menerima sangsi.

”Dalam hal ini kami serikat pekerja berpendapat tujuan management bukan mempromosikan kami para pekerja yang di mutasi,tapi untuk menghalangi pekerja berserikat,” kata salah satu peserta unjuk rasa.

Selanjutnya,mulai Selasa(1/8/2018),Kami sebanyak 15 orang pekerja sudah tidak boleh bekerja di pabrik,dengan alasan sudah terdaftar di unit cabang Sampoerna Agro sesuai surat mutasi.(Red/an)

loading…


banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Comments are closed.