oleh

Jemaah Calon Haji Meranti Bertolak ke Arafah

Liputankepri.com, Mekah,- Seperti yang sudah direncanakan hari ini Jumat (8/8/2019), Jemaah Calon Haji Kloter 6 Embarkasi Antara Pekanbaru bertolak ke Arafah. Keberangkatan JCH mulai pukul 9.00 waktu setempat.

“Saat ini Jumat 8 Zulhijah 1440 H Jemaah Calon Haji Meranti bergerak ke Arafah untuk melaksanakan Rukun Haji Wukuf di Arafah,” jelas Kabag Humas dan Protokol Meranti Hery Saputra SH berdasarkan Informasi dari TPHD Meranti Ustadz Mustafa dari Mekah, Arab Saudi.

Lebih jauh disampaikan Hery, Wukuf di Arafah akan digelar pada tanggal 9 Zulhijah 1440 atau Sabtu10 Agustus 2019 esok.

Untuk melaksanakan Wukuf ini dikatakan Ketua TPHD Meranti pihaknya bekerjasama dengan TKHI dan pendamping lainnya telah melakukan cek kesehatan dan bimbingan. Diharapkan saat pelaksanaan nanti tidak ada kendala berarti.

Berita Terkait :  Kesbangpol Provinsi Riau dan Pemkab. Meranti Gelar Pemantapan Komunikasi Politk Parpol Se-Kabupaten Meranti

“Dua hari yang lalu kita telah melakukan bimbingan dan cek kesehatan seluruh jemaah. Alhamdulillah sudah selesai dan sejauh ini rombongan Jemaah Meranti berada dalam keadaan sehat wal afiat,”ujarnya.

Seperti diketahui, Tanggal 9 Agustus 2019 mendatang merupakan puncak ibadah haji, dimana JCH dari seluruh penjuru dunia akan menuju Arafah, Mina dan Muzdalifah untuk melaksanakan ibadah wukuf di Arafah, mabit di Muzdalifah dan Mina. Dengan kondisi Armuzna yang cukup terik disiang hari tentunya dibutuhkan fisik dan kesehatan yang baik.

Ditambah lagi jika selama ini jemaah tinggal di hotel dengan fasilitas yang serba dipenuhi sementara di Armuzna jemaah tinggal di tenda-tenda dengan fasilitas yang serba terbatas seperti toilet/WC dan lainnya. Selain itu disebutkan jemaah juga harus menempuh perjalanan jauh menuju Jamarat untuk jumrah.

Berita Terkait :  Wabup Pimpin Apel Pagi di Kantor Satpol PP Meranti, Cek Pasukan dan Beri Arahan

Meski begitu dari keterangan TPHD Meranti Ustadz Mustafa, seluruh THPHI dan TKHI akan dikerahkan untuk mendampingi seluruh jemaah haji Indonesia.

Seperti pengalaman tahun 2018 lalu sebanyak 3000-an petugas dikerahkan para petugas akan melayani jemaah selama puncak haji. Mereka akan mempersiapkan kebutuhan jamaah untuk wukuf di Arafah, mabit di Muzdalifah dan Mina.

Dan untuk menghadapi ibadah haji di Armuzna tersebut, dari bimbingan haji dan bimbingan kesehatan yang dilakukan oleh TPHI dan TKHI khusus untuk JCH Meranti tidak ada masalah.

“Sejauh ini kesehatan JCH Meranti berada dalam kondisi baik, dan telah pula mendapat pembekalan ibadah, semoga saat melaksanakan ibadah nanti tidak ada masalah,” Harap Ustadz Mustafa mrngakhiri. (Rls/An).

Berita Terkait :  Tim Perumus Rampungkan AD/ART IWO
Bagikan Artikel ini :