Kapolres Karimun: Angka Kriminalitas Tahun 2018 Menurun

Kapolres Karimun: Angka Kriminalitas Tahun 2018 Menurun

Liputankepri.com,Karimun – Kepolisian Resor Karimun, Kepulauan Riau menyatakan, angka kriminalitas di daerah setempat selama 2018 menurun sebesar 19 persen dibandingkan 2017.

Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Karimun AKBP Hengky Pramudya di Tanjung Balai Karimun, Senin mengatakan, angka kriminalitas selama 2018 tercatat sebanyak 266 kasus, turun dibandingkan 2017 sebanyak 329 kasus.

“Terjadi penurunan sebesar 19 persen. Ini patut kita syukuri. Penurunan ini tentu berkat kerja sama seluruh lapisan masyarakat yang ikut membantu pengamanan di wilayah hukum Polres Karimun,” kata dia usai menggelar simulasi pengamanan Pemilu 2019 di Coastal Area Tanjung Balai Karimun.

Kapolres mengatakan untuk jumlah kasus yang ditangani dan telah diselesaikan selama 2018 sebanyak 163 kasus, juga terjadi penurunan dibandingkan 2017 sebanyak 233 kasus atau turun sebanyak 70 kasus atau 30 persen.

Kasus pencurian dengan kekerasan (curas), pencurian dengan pemberatan (curat) termasuk pencurian kendaraan bermotor, menurut dia juga terjadi penurunan sekitar 50 persen dibandingkan 2017.

“Kasus yang dominan selama 2018 adalah kasus pencabulan. Sedangkan kasus pencurian dengan pemberatan sebanyak 53 kasus, dan pencurian biasa 40 kasus, namun turun dibandingkan 2017,” ujarnya.

Sementara, kasus pembunuhan selama 2018 tercatat sebanyak satu kasus, sedangkan kasus pembunuhan pada 2017 tidak ada atau nihil.

Untuk kasus persetubuhan yang melibatkan anak di bawah umur, dia mengatakan terjadi peningkatan dibandingkan 2017, yaitu dari 15 menjadi 34 kasus, termasuk kasus perdagangan manusia sebanyak dua orang selama 2018.

Pada 2018, Polres Karimun juga menangani satu kasus pelanggaran atau tindak pidana pemilu dengan dua tersangka dan sudah diputus di Pengadilan Negeri Tanjung Balai Karimun.

Mengenai kriminal khusus, Kapolres mengatakan ada 5 kasus yang ditangani selama 2018, yakni kasus peredaran uang palsu, tiga kasus korupsi, satu kasus kepabeanan.

“Ada juga kasus pembobolan rekening nasabah BNI, tapi kasus ini kita limpahkan ke Polda Kepri,” kata dia.

(Antara)

Bagikan Artikel ini :

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Comments are closed.

•• Box Redaksi | Kode Etik | Standar Perlindungan ••