Kisruh Soal Relokasi Sementara Pedagang Ikan Pasar Tanjungbatu

Kisruh Soal Relokasi Sementara Pedagang Ikan Pasar Tanjungbatu
Relokasi pedagang pasar ikan kelokasi ruas jalan atas parit area pelabuhan bongkar muat Tanjunbatu Kota.
Bagikan Artikel ini :
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

LiputanKepri.com,Kundur – Rencana pemerintah kabupaten Karimun untuk membangun pasar rakyat terpadu dengan nilai kontrak Rp 15.070.242.000,-(Multiyer) dipasar ikan Tanjungbatu kota kecamatan Kundur serta merelokasi pedagang tersebut keatas parit sepanjang jalan pelabuhan Tanjungbatu sempat terjadi kekisruhan,Jum’at (11/5/2018)

Sempitnya area pasar sementara yang dibangun oleh pemerintah daerah yang berada diatas parit bekas kios lama yang sempat di bongkar oleh pemerintah daerah sebelumnya terkesan dipaksakan untuk membangun proyek pasar mulitiyer tersebut.bukan hanya itu,sopir lori angkutan bongkar muat pelabuhan yang biasanya parkir diarea ini juga mengeluhkan relokasi pasar sementara yang di programkan Pemkab Karimun

Hal ini disampaikan oleh Wahid selaku ketua pasar ikan kepada media ini,Jum’at (11/5) mengatakan,rencana pemerintah daerah untuk membangun pasar rakyat terpadu kecamatan Kundur harus dilakukan dengan pendekatan secara persuasif kepada kami sebagai pedagang ikan pasar disini,”jelas Wahid.

Pembangunan pasar yang memakan waktu sampai 660 hari kalender tersebut tentunya cukup lama bagi kami,nah disini peran pemda untuk menempatkan kami padegang ikan ini ketempat yang layak.

“Ini yang menjadi kekuatiran kami,tempat yang disediakan ukuranya sangat kecil entah siapa yang akan menempati kios sementara ini pun kami belum tau,”terang Wahid

Selain itu kata Wahid,yang menjadi persoalan adalah timbulnya kekuatiran oleh sejumlah pedagang ikan yang tidak mendapat fasilitas untuk menempati kios sementara tersebut.

Dirinya meminta pemerintah daerah melalui Perusda selaku perpanjangan tangan untuk memikirkan para pedagang yang sudah memiliki meja maupaun kios terlebih dahulu,jangan sampai ada pedagang baru yang diprioritaskan.

“Hal ini perlu dilakukan untuk menghindari gejolak yang mungkin terjadi,jangan sampai niat baik pemerintah untuk membangun pasar tradisional dikundur menimbulkan pecah belah bagi para pedagang dan juga masyarakat yang mencari rezekii dipasar tersebut,”imbuh Wahid.

Camat Kundur Ery Novaljadinata saat melakukan rapat terbuka dengan sejumlah pedagang yang di selenggarakan di Balai Sri Gading meminta kepada para pedagang dan seluruh masyarakat, khususnya masyarakat Kundur untuk bisa menerima dengan lapang dada agar pasar yang dibangun Pemkab Karimun bisa dimaklumi agar pembangunan tersebut dapat diselesaikan sesuai harapan kita bersama.

Ery Noval juga mengharap pasar yang dibangun tersebut dapat pergunakan selepas lebaran nanti,sehingga segala keluh kesah masyarakat yang selama ini bisa menjadi sebuah mimpi nyata untuk terciptanya pasar tradisional demi meningkatnya perekonomian masyarakat khususnya pedagang,” imbuh Ery

Senada juga disampaikan oleh Erwansyah selaku PPTK dari DPU kabupaten Karimun menyampaikan pada segenap pedagang yang hadir agar bisa menerima pembangunan tersebut disebapkan pembangunan pasar tradisional Kundur dibangun semata mata untuk kemaslahatan kita bersama.

Ditambahkan Erwansyah,dibangunnya pasar tradisional Kundur juga dilakukan berdasarkan dari usulan dan juga atas permintaan pedagang dan juga masyarakat,dengan demikian marilah kita bersama untuk dapat memaklumi segala yang menjadi niat baik Pemerintah Kabupaten Karimun,”harapnya

terpisah,Brawi salah satu sopir angkutan lori bongkar muat pelabuhan Tanjungbatu mengeluhkan kondisi jalan yang sempit untuk memarkirkan puluhan lori yang antri saat kegiatan bongkar muat di pelabuhan Tanjungbatu.

“Ini persolan yang kita hadapi saat kegiatan bongkar muat,kami sangat kesulitan untuk mencari tempat parkir,karena sampai saat ini belum ada solusi area parkiran buat kami,”jelasnya.

Bukan itu saja kata Brawi,kita kuatirkan sempitnya ruas jalan ini akan menyebabkan persoalan kecelakaan baik itu pengguna jalan maupun masyarakat yang lalu lalang berbelanja di area ini,”keluhnya.

Turut hadir dalam rapat terbuka Camat Kundur Ery Novaljanita,PPTK DPU Erwansyah,perwakilan kontraktor PT.Inco Sakti serta perwakilan pedagang pasar ikan Tanjungbatu.(Majid/Nas)

 

 

loading…


banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Comments are closed.