Kunjungi Kantor PLN Rayon Selatpanjang, Ketua Komisi 1 Sampaikan Desa-desa di Meranti Yang Belum Teraliri Listrik

Kunjungi Kantor PLN Rayon Selatpanjang, Ketua Komisi 1 Sampaikan Desa-desa di Meranti Yang Belum Teraliri Listrik
Posted by:
Bagikan Artikel ini :
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

LIPUTANKEPRI.COM SELATPANJANG – Ketua Komisi 1 DPRD Kepulauan Meranti, Edi Mashudi SPdi MSi, berkunjung ke Kantor PLN Rayon Selatpanjang, Senin (8/10/2018). Kedatangan politisi PPP Meranti itu untuk menyampaikan aspirasi masyarakat terkait masih ada Desa-desa di Kepulauan Meranti yang belum teraliri listrik PLN.

Di Kantor PLN Rayon Selatpanjang, Ketua Komisi 1 Edi Mashudi disambut oleh Muhammad Fany, selaku supervesor transaksi energi ULP PLN Rayon Selatpanjang.

Pada kesempatan itu, Edi Mashudi menjelaskan, beberapa Desa di Kepulauan Meranti seperti di Kecamatan Pulau Merbau diantaranya Desa Batang Meranti menuju Desa Renak Dungun, kemudian Desa Renak Dungun menuju Desa Baran Melintang, Desa Baran Melintang menuju Desa Pangkalan Balai, Pangkalan Balai menuju Desa Kuala Merbau, dan Kuala Merbau menuju Desa Tanjung Bunga, yang saat ini keenam Desa tersebut belum teraliri listrik PLN.

“Untuk itu, kami sangat memohon kepada pihak PLN agar kiranya di tahun 2018 dan tahun-tahun berikutnya dapat memprogramkan jaringan listrik terhadap enam Desa tersebut,” ungkapnya.

Selanjutnya, kata Edi Mashudi, untuk Kecamatan Tasik Putripuyu, hingga saat ini masih ada beberapa Desa yang belum teraliri listrik PLN, diantaranya Desa Kudap menuju Desa Dedap, Desa Dedap menuju Desa Mekar Delima, Desa Mekar Delima menuju Desa Putri Puyu, dan Desa Putri Puyu menuju Desa Tanjung Padang.

Kemudian untuk Kecamatan Merbau, sambung Edi Mashudi, mulai dari Desa Anak Kamal, Desa Sungai Tengah, Desa Lukit, Desa Bumi Asri, dan Desa Tanjung Kulim, saat ini juga belum teraliri listrik PLN.

“Untuk itu, mewakili dan atas nama masyarakat Kecamatan Pulau Merbau, Kecamatan Merbau dan Kecamatan Tasik Putripuyu, kami minta agar pihak PLN dapat membangun serta memasang jaringan PLN ke desa-desa dan ke Kecamatan yang telah kami sampaikan tadi,” ujarnya.

Seiring dengan itu juga, Edi Mashudi berharap pihak PLN dapat mengaliri listrik di semua Kecamatan yang ada di Kabupaten Kepulauan Meranti, baik
Kecamatan Rangsang Pesisir, Kecamatan Tebingtinggi Timur, maupun Kecamatan Rangsang.

“Kami atas nama pimpinan Komisi 1 DPRD Kepulauan meranti dan sebagai Anggota DPRD mengucapkan terima kasih dengan pihak PLN walau belum sepenuhnya mengakomodir kepentingan masyarakat, namun saat ini perlahan demi perlahan itu sudah bisa kami rasakan, terutama untuk di Kecamatan Pulau Merbau yang saat ini sudah mulai dilakukan pembebasan lahan,” imbuhnya.

Edi Mashudi berharap, dalam waktu yang sesingkat-singkatnya pihak PLN segera membangun tower jaringan listrik dari Desa Mekong ke Desa Semukut, agar dapat dinikmati oleh masyarakat Kecamatan Pulau Merbau dengan menghidupkan listrik 24 jam.

“Karena kondisi mesin yang ada di Desa Teluk Ketapang tidak memungkinkan untuk menyambung mulai dari Desa Batang Meranti sampai ke lima Desa yang kami sebutkan tadi. Dari itu, terima kasih kepada pihak PLN dan mudah-mudahan suara saya ini bisa mewakili masyarakat dan apa keinginan masyarakat bisa tersampaikan dan terwujud,” pungkasnya.

Menanggapi hal itu, Muhammad Fany selaku supervesor transaksi energi ULP PLN Rayon Selatpanjang, mengucapkan
terima kasih atas kunjungan Ketua Komisi 1 Edi Mashudi, yang mewakili masyarakat untuk menyampaikan hal-hal berkaitan dengan kelistrikan di Kabupaten Kepulauan Meranti

Kata Fanny, PLN Rayon Selatpanjang berkomitmen untuk mewujudkan salah satu target pemerintah di sektor kelistrikan yaitu memerataan pasokan listrik dan menambah cadangan listrik, yang tujuannya tentu untuk mendorong ekonomi dan juga pemerataan di masyarakat.

“Untuk perencanaan kita di Kabupaten Kepulauan Meranti, terutama di Kecamatan Merbau itu atas bantuan dan dorongan kerja sama dengan berbagai pihak, baik itu berupa proposal ataupun juga desain atau ide untuk listrik di Kecamatan Merbau dari masyarakat, dan kita jadi lebih mudah untuk merancang dengan kerja sama yang baik dan kita akan membawa ini ke UP3 Dumai,” sebutnya.

Terkait beberapa rencana itu, lanjut Fanny, ada yang sudah mendapat titik terang, dimana itu menjadi perencanaan jaringan listrik yang ada di Kabupaten Kepulauan Meranti. Untuk tahun 2018 ini, ada beberapa titik yang akan mendapatkan tambahan jaringan dan juga tentunya ini adalah usulan dari masyarakat, yaitu dari Kudap hingga Dedap, Mekar Delima, Putri Puyu hingga Tanjung Padang, dan itu direncanakan akan dibangun jaringan tahun 2018 ini.

“Setelah itu, ada juga perencanaan kami di Desa Anak Kamal, Lukit hingga Tanjung Kulim, itu juga kita upayakan pada tahun 2018 ini. Lalu selanjutnya akan dimasukan di perencanaan-perencanaan kita berikutnya, karena ini menyangkut pekerjaan kita untuk meningkatkan retrifikasi listrik di Kabupaten Kepulauan Meranti,” jelas dia.

Untuk mensukseskan itu, kata Fanny, dukungan kerja sama sangat dibutuhkan agar rencana-rencana tersebut dapat terealisasi, paling tidak mulai dari pra perencanaan hingga nanti pekerjaan bahkan pasca pekerjaan sehingga masyarakat benar-benar menikmati listrik.

“Kita harap koordinasi seperti ini terus terjalin, antara pihak PLN dengan masyarakat, terutama diwakili oleh Anggota Dewan seperti pak Edi Mashudi selaku tokoh di Kecamatan Pulau Merbau,” tutupnya.(Red/An)

loading…


banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Comments are closed.