oleh

LPKAP Soroti Kinerja BC Karimun Soal Barang Ekspedisi di Pelabuhan Roro Parit Rempak

Liputankepri.com,Karimun – Lembaga Pemantau Kinerja Aparatur Pemerintah (LPKAP) menyoroti kinerja petugas Bea Cukai terkait pengawasan barang ekspedisi dari Batam ke Karimun melalui Kawasan FTZ pelabuhan Roro Parit Rempak Kabupaten Karimun,Kepulauan Riau.

“Kita minta kepada Bea Cukai untuk lebih serius melalukan pemeriksaan intensif terhadap barang-barang ekspedisi masuk dari Batam ke Karimun melalui pelabuhan Roro Parit Rempak Karimun,”kata ketua LPKAP Herman Indo kepada media ini,Jum’at (20/9).

Herman mensinyalir,ada upaya pengusaha ekspedisi di Karimun ini untuk mengelabui petugas Bea Cukai untuk menutupi agar para pengirim tidak terkena beban maupun barang keluar dari kawasan FTZ.

“Ada indikasi permainan pengusaha ekspedisi ini untuk mengelabui petugas dengan cara melakukan pengiriman barang keluar Batam tidak memberikan keterangan secara benar terkait barang kirimannya,”ujarnya didampingi ketua Investigasi Mulyadi.

Berita Terkait :  Bea Cukai Karimun Amankan Ratusan Karung Pakaian Bekas

Selain itu kata Herman,kedatangan Roro dari Batam ke Pelabuhan Parit Rempak kerap di malam hari sehingga potensi kecurangan untuk mengelabui petugas dengan cara mengeluarkan barang dari gudang cukup besar tanpa menggunakan dokumen ppftz 01.

“Kami melihat ada beberapa unit box lori ekspedisi masuk kedalam gudang yang ada di Parit Rempak serta gudang yang ada kawasan Sungai Raye Meral,mereka keluar dari gudang kawasan FTZ disaat situasi lagi aman dan aktifitas ini akan selalu kami pantau.

Nah artinya,ada potensi kecurangan disini dan hal ini tentunya sudah merugikan negara dari sektor pajak,pertanyaanya apakah petugas Bea Cukai ikut mengawasi serta melakukan pemeriksaan keluar masuknya barang dalam gudang secara instensif atau tidak..? tanya Herman..?

Berita Terkait :  Yohanes Gugat Polda Kepri dan Bea Cukai Rp 1 Miliar

Sementara Kepala Seksi Humas dan Layanan Informasi Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai Tipe Madya Pabean B Tanjung Balai Karimun, Bagus Hariadi ketika dikonfirmasi via Whatsapps mengatakan,kalau pemeriksaan barang dilakukan dikantor asal Batam.BC Karimun hanya melakukan pengawasan pembongkaran dan penimbunan.

“Ya hanya pengawasan bongkar dan pelayanan ijin timbun di tempat penimbunan,”terangnya singkat.***

Bagikan Artikel ini :