oleh

LSM Lidik Krimsus RI Minta Kapolda Usut Korupsi di Sumatera Selatan

Liputankepri.com,Jakarta – Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Lembaga Informasi Data Investigasi Korupsi dan Kriminal Khusus Republik Indonesia (Lidik Krimsus RI), menggelar aksi unjuk rasa damai di depan pintu masuk Mapolda Sumatera Selatan (Sumsel), Kamis (5/9) pukul 10.00 Wib.

Koordinator aksi Solahudin didampingi Koordinator lapangan Agus saat orasi, meminta Kapolda Sumatera Selatan agar segera mengusut tuntas dugaan Korupsi,Kolusi dan Nepotisme pada Kabupaten Ogan Komering Ilir,Ogan Komering Ulu dan Ogan Komering Timur.

“Kedatangan massa Lidik Krimsus RI semata-mata mendukung Polda Sumsel untuk menyapu bersih para koruptor yang terjadi di wilayah hukum Polda Sumatera Selatan, bahkan massa aksi setidaknya sudah 3 kali menggelar aksi dengan tuntutan yang sama.

Selanjutnya,massa meminta Kapolda Sumsel segera menindaklanjuti dan membentuk tim khusus guna mengusut tuntas dugaan indikasi KKN dan penyalahgunaan wewenang serta penyalahgunaan kesempatan karena jabatan diduga tujuan untuk menguntungkan diri sendiri dan menguntungkan orang lain yang terjadi di kabupaten Ogan Ilir, Kabupaten Ogan Komering Ilir, Kabupaten Ogan Komering Ulu, Pemerintahan Kota Palembang, Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur dan Kabupaten Ogan Komering Empat Lawang.

Berita Terkait :  kwartir Ranting Gerakan Pramuka Tebing Tinggi Timur ,Gelar Upara Hut Pramuka Ke 56

“Jadi kedatangan kita hari ini, untuk menindaklanjuti apa yang kami sampaikan berkali- kali, termasuk hari ini sudah tiga kali, kami harus meminta diusut tuntas apa yang kami sampaikan. Jangan lagi Bapak Kapolda membiarkan di Sumsel ini ada korupsi lagi,”ungkap Solahudin.

Dalam pernyataan sikapnya massa Lidik Krimsus meminta Kapolda Sumsel melalui subdit Tipikor segera mengambil langkah-langkah penyelidikan hukum terkait dengan adanya laporan pengaduan awal dugaan tindak pidana KKN yang dapat dikualifikasikan sebagai delik penyalahgunaan wewenang dan penyalahgunaan kesempatan karena jabatan serta membentuk tim pencari fakta untuk melakukan penyelidikan sesuai dengan kewenangan.

“Yang kami sampaikan dalam orasi ini, salah satunya seperti korupsi di OKU Timur dan OKI, supaya beliau di situ tetap mengawasi di mana pemerintahan khususnya di daerah- daerah dari Polda agar pelaku korupsi di tangkap,” ujarnya.

Berita Terkait :  Kasal Resmikan Tiga Kapal Patroli Cepat 40 Meter Produksi PT Palindo Marine

Kedepan, beliau menuturkan akan terus mengawal kasus kasus indikasi KKN, hingga tuntas.”Apabila tidak ditindaklanjuti oleh pihak Polda kami dari lidik khususnya terus mengawasi terus kami tindaklanjuti sampai di Polda ini,” tegasnya.

Sementara itu. Kompol Suparlan Kaur Anev Humas Polda Sumsel, di hadapan massa aksi, mengatakan apa yang disampaikan yang menjadi tuntutan massa aksi disampaikan kepimpinan agar dapat ditindak lanjuti. 

“Ini akan kami sampaikan ke pimpinan agar segera ditindaklanjuti. Manakala ditemukan bukti- bukti pendukung yang memenuhi syarat, agar dapat ditindaklanjuti. Rekan -rekan tidak perlu kawatir dengan Polda Sumsel,” jelas Kompol Suparlan.

Untuk pemberantasan indikasi ibdikasi KKN, diperlukan kerjasama untuk dapat menghukum para pelaku korupsi. “Terimakasih, rekan- rekan selalu mengawasi pemerintah dalam hal menyalurkan uang negara, atau mengawasi perjalanan pembangunan di daerah masing masing, terutama di Pemkab OKI, OKU dan OKU Timur, ” ujarnya.***

Berita Terkait :  Jemaah Haji Meranti Besiap Ke Arafah, Musdalifah dan Mina

(red/humaslidikkrimsus RI)

Bagikan Artikel ini :