oleh

Melayu Raya Karimun Kedatangan Tamu Istimewa Pelawak Asal Rupat Liz King CLR

Liputankepri.com Karimun – Masyarakat Kabupaten Karimun kedatangan pelawak asal Rupat, hebohkan warga karimun, dimana mana pengemar minta foto Bareng (19/06/19) Rabu Siang.

puluhan warga karimun antusias berlomba -lomba mengambil moment foto bersama Liz King CLR saat sampai di Tanjung balai Karimun dengan menaiki kapal Ferry Dumai Line 8 yang merapat ke ponton pada pukul 13:30 WIB.

Cerita Lucu Rupat (CLR) saat ini memang sedang menjadi tontonan dan hiburan sebagian warga Kabupaten Karimun dan sejumlah daerah di Kepri lainnya.

Film lawakan dengan durasi pendek ini merupakan hasil kreatifitas anak asli dari Rupat, Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau. Berbekal handphone jadul, CLR mulai memproduksi film lawak pendek sejak tahun 2006. Waktu itu, hasil rekaman film mereka masih beredar dan dinikmati dari kiriman handphone ke handphone.

Berita Terkait :  DPRD Minta Tiga Perusahaan Pengolahan Kelapa  di Kundur Lengkapi Izin Usaha 

Pada awalnya produksi film pendek CLR ini berawal dari tahun 2006, itu awal kami menikah. Itu film pendek waktu itu menggunakan fasilitas yang sangat minim sekali, menggunakan HP K30I. Hingga terus berkembang tanpa ada bantuan satu persen dari pihak mana pun,” ucap Samsul Lizar pencetus CLR kepada wartawan saat ditemui,

“Kami pon tak pernah meminta, kalau ada yang beri kami ambek,” tambahnya gelak dengan logat Melayu yang kental.

Saat ditanya wartawan apa tujuan kesini, Liz King awal tujuan ke Karimun memenuhi undangan dari Melayu Raya Karimun, niat nak ke selatpanjang saje lepas tu nak balek takde arah tujuan kemana pun tak tau, bawa baju sehelai sepingang je semua.

Berita Terkait :  Ngeri,Kesaksian Penumpang Wings Air saat Mesin Meledak

,”Kami nih kesini niat ndak jalan – jalan aje, pas pule Ade kawan kami paan tuh dari Selatpanjang, kenal dengan oghang balai ni die saling komunikasi dan hasilnya kami datang ke Karimun disambut langsung oleh Melayu Raya Karimun. ternyato lawooo Karimun ni ye,” Ceritanya dengan logat Melayu

Ditambahnya lagi, kami dibawa keliling wisata karimun, dari pantai pelawan, air terjun dan tempat wisata lainnya, cukup indah nian karimun,ni yee sedare,” ungkapnya

Pria dikenal dengan sebutan Liz King ini turut mengungkapkan awal pembuatan film CLR dimotivasi hobi dan semangat. Kini CLR sudah produksi lebih ratusan film lawak pendek itupun telah diunggah di akun YouTube. 40 persen penonton berasal dari Malaysia.

Berita Terkait :  Bupati Meranti Beserta Istri Ikuti Gerak Jalan Santai HAB Kemenag Riau 2018

“Berkat semangat kuat, hobi dan tahun 2011 mulai kenal YouTube, mulai kenal paket kami menggunggah cerita pertama “Aki Punya Motor” dan berkembang-kembang kami pun sudah menggunggah ratusan lebih film pendek,” terangnya (Ron)

Bagikan Artikel ini :