Penumpang Lion Air Ditangkap Petugas Saat Menyelundupkan Sabu 1,2 Kg di Bandara Hang Nadim

Penumpang Lion Air Ditangkap Petugas Saat Menyelundupkan Sabu 1,2 Kg di Bandara Hang Nadim
Bagikan Artikel ini :
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Liputankepri.com,BATAM –Seorang penumpang Lion Air berhasil menyelundupkan 1,2 kilogram sabu dari Bandara Hang Nadim Batam ke Palembang.

Modusnya dengan menyelipkan barang haram tersebut pada dinding kardus berisi makanan.

Tersangka diketahui bernama Nazarudin (25) diringkus usai turun dari pesawat dan akan bertransaksi di parkiran Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang. Polisi turut menangkap dua orang pemesan, M Adi Ariansyah (34) dan M Liberta Pratama (24).

Tersangka Nazarudin mengaku diupah seseorang mengantar sabu kepada pemesan dengan upah Rp 10 juta. Agar luput dari pantauan petugas bandara, sabu diselipkan di dinding kardus dan ditutup dengan bungkusan makanan.

“Saya cuma disuruh bawa ke Palembang pakai Lion Air. Dari Batam sampai Palembang aman-aman saja,” ungkap tersangka Nazarudin di Mapolda Sumsel, Selasa (6/11).

Pria asal Syamtalira Aron, Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Nangroe Aceh Darussalam, itu berdalih baru pertama kali menjadi pengedar narkoba. Itu pun terpaksa dilakukan karena untuk biaya persalinan istrinya. “Istri saya mau lahiran, saya butuh biayanya,” ujarnya.

Tersangka M Adi Ariansyah mengaku diupah Rp 2 juta oleh tersangka Liberta untuk mengambil pesanan dari Nazarudin yang baru mendarat di Palembang. Pengiriman narkoba melalui jalur udara dari Batam sudah dua kali dilakukan. “Kalau saya dua kali, tidak tahu yang lain-lain,” katanya.

Direktur Reserse Narkoba Polda Sumsel Kombes Pol Parman menjelaskan, kasus itu terungkap setelah adanya informasi transaksi narkoba dan akhirnya dilakukan penggerebekan di parkiran bandara. Ditemukan barang bukti berupa sabu 1,2 kg.

“Tersangka yang membawa sabu itu cukup pandai, dia menyelipkan di kardus sedemikian rupa dan ditutupi makanan ringan. Memang tidak terdeteksi di bandara,” tukasnya.

Berita Terkait :  Sosok Mayat Ditemukan Diarea Parkir Bandara Hang Nadim

Atas perbuatannya, ketiga tersangka dikenakan Pasal 114 Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman minimal lima tahun penjara. Pihaknya masih mendalami status tersangka Liberta yang diduga merupakan bandar narkoba di Palembang. “Itu kita dapat dari pengakuan tersangka Adi, keterangannya masih dikembangkan,” katanya. (*)

 

 

loading…


Tags: , , ,
banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Comments are closed.