Polda Kepri Tangani Kasus Raibnya Plat Baja Senilai Rp4,4 Miliar

Polda Kepri Tangani Kasus Raibnya Plat Baja Senilai Rp4,4 Miliar
Bagikan Artikel ini :
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Liputankepri.com,Batam – Kasus plat baja senilai Rp 4,4 miliar, sisa pembangunan Jembatan I Dompak yang hilang, kini kasusnya ditangani Polda Kepri.

Bahkan Polda Kepri mengaku sudah menerima surat pemberitahuan dan kronologis hilanganya sisa plat baja pembangunan jembatan tersebut dari Pemprov Kepri.

“Kasusnya diambil alih Polda Kepri, bahkan kami juga sudah menerima surat pemberitahuan dan kronologis hilangannya plat baja senilai Rp 4,4 miliar tersebut,” kata Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol S Erlangga, Jumat (24/8/2018) di Mapolda Kepri.

Untuk LP (laporan polisi), Erlangga mengaku baru saja masuk dan yang melaporkannya langsung dilakukan Inspektorat Pemprov Kepri.

“Saat ini kasusnya sudah dalam tahap penyelidikan Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Kepri. Bahkan sejumlah orang yang mengetahui tentang plat baja senilai Rp 4,4 miliar juga sudah dilakukan pemeriksaan,” jelas Erlangga.

Sebelumnya, hilangnya plat baja senilai Rp 4,4 miliar sisa pembangunan Jembatan I Dompak itu, terungkap saat DPRD Kepri bersama Dinas PUPR melakukan rapat.

Mendengar hal ini Gubernur Kepri Nurdin Basirun langsung meradang dan menegaskan sampai saat ini dirinya tidak pernah memerintahkan pegawainya untuk memindahkan, mengangkat, apalagi membersihkan plat yang merupakan aset Pemprov Kepri yang bernilai miliaran rupiah itu.

Nurdin meyakini ada otak pelaku atau yang menampungnya, sehingga ada yang berani mencuri plat baja sisa pembangunan Jembatan I Dompak.

Dia berharap pihak kepolisian bisa mengungkap kasus ini, karena plat baja yang hilang tersebut merupakan aset Pemprov Kepri yang merupakan uang rakyat Kepri juga.***

 

loading…


Berita Terkait :  Syahrul Huda: KPU Batam Tolak Bacaleg Mantan Koruptor
Tags:
banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Comments are closed.