oleh

Sejumlah Mobil Aset Pemkab Meranti Dikuasai Mantan Oknum Pejabat Kejaksaan Meranti Belum Dikembalikan

Liputankepri,Meranti- Hingga saat ini keberadaan mobil aset pemkab meranti yang dikuasai oknum pejabat Kejaksaan yang tidak lagi memiliki kewenangan menggunakan kendaraan dinas kini disoroti.

Diketahui, mobil tersebut memang dipinjamkan untuk operasional di ibukota Provinsi Riau, Pekanbaru dan kini diketahui dia telah pindah tugas ke luar Provinsi Riau.

Menurut informasi yang dihimpun media ini dari sumber yang terpercaya, terdapat ada lima unit kendaraan roda empat dan satu kendaraan roda dua aset pemkab meranti yang sempat dikuasai oleh mantan oknum pejabat meranti tersebut, diduga kuat berawal dari adanya pemeriksaan beberapa kasus dugaan korupsi dikalangan pemkab meranti pada saat itu, dan hingga saat ini kasus tersebut belum ada titik terang.

“Dari 5 unit kendaraan roda empat, 2 unit peminjaman oknum pejabat Kejaksaan Negeri Kepulauan Meranti berinisial RP, dan 3 unit semasa oknum pejabat kajari meranti berinisial RM, kemudian 1 sepeda motor D-Tracker dikuasai oleh mantan oknum pejabat kajari meranti berinisial AM,” jelas sumber.

Berita Terkait :  Muhamad Farhan Al Khair Tampil Di program TV Trans7 Hitam Putih, Ini Kata Kabag Humas Meranti

Kendaraan tersebut belum bisa ditarik keseluruhanya, pasalnya mantan oknum pejabat Kejaksaan yang diketahui menangani kasus dugaan korupsi diwilayah pemkab meranti itu tidak ada itikad baik untuk mengembalikannya.

Kepala Bagian Umum Sekretariat Daerah Kepulauan Meranti, Adi yang dihubungi melalui pesan WhatsApp memenarkan, jika mobil itu akan segera dikembalikan hanya menunggu mantan oknum pegawai Kejaksaan tersebut pulang ke Pekanbaru.

“Iya kita sudah menghubungi yang bersangkutan dan beliau janji minggu depan mengembalikan kendaraan tersebut, karena beliau masih di Payakumbuh,” kata Adi,Kamis 06/08/2020.

Terkait jumlah kendaraan yang dipergunakan pihak kejaksaan, ia menjelaskan sesuai administrasi untuk kendaraan dinas yang di pinjam pakai oleh pejabat kejari meranti ada Lima unit di masa itu yakni, Fortuner, Inova dan Xtrail, Inova dan Livina serta sepeda motor.

Berita Terkait :  ​Arus Mudik Tahun 2017 Seperti Biasa Aman Tidak ada Lonjakan Penumpang

“Alhamdulillah dari lima unit, tiga unit Fortuner, Inova dan Xtrail sudah kita tertib kan, tinggal dua unit lagi Inova dan Livina serta sepeda motor masih dalam proses, insyaallah dalam bulan ini bisa kita tertibkan, kami bagian umum coba menertibkan semua kendaraan yang masih berada di tangan lain yang sudah tidak berdinas di meranti lagi, Insyaallah dalam waktu dekat ini semua kendaraan tersebut bisa kita ambil alih,”tambah Adi.

Lanjutnya lagi,”Untuk kendaraan roda dua, saya tidak ingat angka pastinya. Untuk data tersebut sudah ada kami kirimkan dengan pak Edmon kasubag di Kejari, mungkin bisa coba koordinasi dengan beliau,”jelasnya.

Sementara itu berbeda dengan penjelasan oknun mantan Kepala Seksi Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Kepulauan Meranti berinisial RP yang dihubungi melalui via telpon menekankan dirinya siap mengembalikan mobil tersebut, justru pemkab meranti melalui kashubag umum bernama Adi, yang mengulur waktu.

Berita Terkait :  Wabup Meranti Buka Kegiatan Rakor dan Sosialisasi Pencegahan dan Penanggulangan Karhutla Se-Kabupaten Meranti

“Urusan sama media apa, inikan hurusan saya dengan pemda, bukan aku merampok. Aku sudah bicara dengan kabag umum Adi,”kata RP kepada awak media ini,Kamis 06/08/2020.

“Lucunya, kalau kalian tanyaa ke aku lagi,kalian lah tanya sama pemdanya, kemaren saya malah yang menghubungi pemda lagi untuk mengembilnya,tapi mereka yang bilang minta tunggu, mereka belum ada waktu, tau saya tujuanya apa itu, saya juga tahu deiapa dibelakang ini,” tutupnya.(tm)

Bagikan Artikel ini :