oleh

Siswa SMA Tewas Tertimbun di Tambang Emas

Kuansing – Isak tangis tidak bisa terbendung dan rasa penyesalan yang begitu dalam dirasakan oleh Saman orang tua ROF (17) yang tewas tenggelam dan tertimbun pasir saat lakukan Dompeng Emas di lokasi Desa Sungai Alah Kecamtan Hulu Kuantan Kabupaten Kuansing.

Saman yang merupakan orangtua korban, menceritakan bahwa petugas Polsek Hulu Kuantan bersama dengan Kepala Desa pernah memberikan himbauan kepadanya agar tidak melakukan aktifitas PETI karena selain merusak lingkungan juga membahayakan keselamatan jiwa.

“Saya sangat menyesal tidak bisa menjaga anak saya, padahal saya sudah pernah diberikan peringatan oleh petugas Kepolisian dan Kepala Desa,” kata Saman.

Kapolres Kuansing AKBP Henky Poerwanto, SIK, MM ketika dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut. “Iya betul, Kapolsek Hulu Kuantan sudah melaporkan kejadian tersebut.

Berita Terkait :  Dishub Karimun Adakan Pelatihan Sopir Teladan

“Ada 1 orang warga yang tewas saat menyelam dan tertimbun pasir ketika melakukan aktifitas Dompeng PETI di Desa Sungai Alah Kecamatan Hulu Kuantan Kabupaten Kuansing,” terang Kapolres

Saat ini pihak Polres Kuansing sedang memburu rekan korban yang ikut melaksanakan aktifitas Dompeng (PETI) tersebut.

Sebelumnya Kapolres Kuansing AKBP Henky Poerwanto, SIK, MM pernah memperingatkan masyarakat agar tidak melakukan aktifitas Dompeng (PETI) karena selain merusak lingkungan juga dapat membahayakan keselamatan jiwa.

“Itulah akibat tidak mau mengikuti himbauan yang telah kami berikan, kami turut prihatin, semoga kejadian ini tidak terjadi lagi,” terang Kapolres.**

(U.Gea)

Bagikan Artikel ini :

Komentar

Tinggalkan Balasan