Tim Gabungan WFQR Amankan Perahu Pancung Diduga Angkut TKI

Tim Gabungan WFQR Amankan Perahu Pancung Diduga Angkut TKI
Posted by:
Bagikan Artikel ini :
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  


Liputankepri.com,Batam – Tim Gabungan WFQR Lantamal IV dan Lanal Batam dengan Patkamla Sea Rider 2 mengamankan perahu pancung tak bertuan di perairan Nongsa Batam, Kepulauan Riau, Sabtu (24/3/2018) malam kemarin.

Perahu pancung yang diamankan di posisi koordinat 01 13 606 N-104 5 874 E bermesin Yamaha 200 PK sebanyak dua unit. Hanya saja saat diamankan, tekong perahu sudah tidak berada di pancung tersebut.

Komandan Pangkalan TNI AL Batam, Kolonel Laut (E) Iwan Setiawan mengatakan, penangkapan berawal dengan adanya informasi dari masyarakat dan jaring agen bahwa adanya aktivitas pengangkutan TKI ilegal dari Batam tujuan Malaysia dan sebaliknya.

Dari informasi itulah, selanjutnya Tim WFQR dengan menggunakan Patkamla Sea Rider 2 melaksanakan patroli penyekatan di beberapa titik yang kemungkinan akan dilalui oleh kapal pengangkut TKI ilegal tersebut.

“Sekitar pukul 19.40 WIB tim berhasil mengamankan perahu pancung tersebut di perairan Nongsa, Batan, Kepulauan Riau,” ungkap Iwan Setiawan di Lanal Batam, Selasa (27/3/2018).

Iwan mengaku saat petugas hendak melakukan penangkapan, tekong sempat melawan hingga akhirnya petugas mengeluarkan tembakan peringatan.

Namun tembakan peringatan tidak diindahkan pelaku dan terus kabur hingga akhirnya perahu pancung tersebut menuju ke arah Pantai Nongsa. Diketahui, para pelaku melarikan diri menuju daratan meninggalkan perahu.

“Saat berhasil ditangkap dan diamankan, perahu dalam keadaan kosong tanpa ABK dan di atas perahu hanya ditemukan barang bukti berupa life jacket 35 buah, drum plastik berisi BBM premium 2 buah dan 13 jeriken bahan bakar premium,” jelas Iwan.

Tim sempat melakukan penyisiran di sepanjang pantai dan daratan Nongsa untuk mengetahui keberadaan para ABK dan TKI Ilegal yang akan diberangkatkan ke Malaysia, namun tidak berhasil. “Sampai saat ini Tim Gabungan WFQR IV masih melaksanakan pengembangan terhadap kasus ini. Dan, kami yakin para tekong dan sejumlah TKI ilegalnya masih berada di Batam,” ujar Iwan.*(red)

Berita Terkait :  Diduga Konsumsi Sabu,Oknum Kabid ESDM Kepri Ditangkap Polisi

 


loading…


Tags: ,
banner 468x60 banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Comments are closed.