oleh

Akibat Perusahaan Tambang Pasir, Akses Jalan Marok Kecil Rusak Berat

Lingga – Salah satu akses jalan yang menghubungkan Desa Marok Kecil Kecamatan Singkep Barat dengan Kota Dabo Singkep milik Pemkab Lingga mengalami kerusakan akibat menjadi tempat aktivitas salah satu Perusahaan tambang pasir yang beroperasi di Desa Marok Kecil.

Jalan yang secara administrasi berada di wilayah Desa Batu Berdaun Kecamatan Singkep tersebut mulai mengalami kerusakan semenjak Perusahaan Tambang yang beroperasi di Desa Marok Kecil mulai merambah kawasan Desa Batu Berdaun yang notabene diluar izin ekplorasi Perusahaan tersebut.

Akibatnya, jalan yang seharusnya diperuntukkan guna memudahkan masyarakat dalam beraktivitas malah digunakan untuk kepentingan kegiatan pertambangan, sehingga kondisi jalan tersebut sangat memprihatinkan.

Kendati demikian, Sekdes Batu Berdaun Djumadi mengaku bahwa Perusahaan yang selama ini melakukan aktivitas di wilayah Desa mereka tidak pernah melibatkan pihak Pemdes Batu Berdaun dalam Kegiatan pertambangan pasir tersebut.

Berita Terkait :  Ini Penjelasan Oknum PNS Meranti Terkait Postingan Di Akun Facebook "Pelakor" : Saya Juga Korban

“Secara administrasi dari Perusahaan tidak pernah kami terima, pihak Pemdes maupun BPD Batu Berdaun tidak pernah diajak duduk bersama untuk membahas masalah kegiatan pertambangan yang terjadi di daerah pantai Todak tersebut”, ungkap Sekdes.

Sementara itu disinggung mengenai izin operasi Perusahaan Tambang Pasir di Desa Batu Berdaun tersebut, Djumadi mengatakan bahwa pihaknya tidak mengetahuinya sebab tidak pernah dilibatkan terkait kegiatan tersebut.

“Setahu saya Perusahaan tersebut beroperasi di Desa Marok Kecil, tanpa kami ketahui mereka juga merambah sampai kesini (Desa Batu Berdaun), sehingga jalan tersebut mengalami kerusakan “, tambahnya

Menilik permasalahan ini, Pihak Desa Batu Berdaun berencana akan menggelar rapat untuk menyelesaikan polemik yang terjadi, nantinya pihak desa akan mengundang pihak Perusahaan juga Pihak Kecamatan ditambah lagi dengan pihak-pihak yang dirasa berkompeten agar permasalahan ini dapat diselesaikan dengan sebaik-baiknya.

Berita Terkait :  PGRI Cabang Lingga Timur Gelar Rapat Kerja Tahunan

“Kami berharap pihak Perusahaan bertanggung jawab atas kerusakan jalan yang diakibatkan oleh aktivitas mereka, karena jalan tersebut selama ini menjadi akses utama masyarakat dalam melakukan aktivitas,” imbuhnya.**

(Ari)

Bagikan Artikel ini :

Komentar

Tinggalkan Balasan