oleh

Cawabup Bersinar Dilaporkan ke Bawaslu Karimun

Karimun – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau menerima laporan dari sejumlah warga atas dugaan pelanggaran pada Pilkada 2020 salah satu Calon Wakil Bupati di Karimun.

Kedatangan warga yang berjumlah sekitar 7 orang itu diterima oleh dua Komisioner Bawaslu Karimun yakni Tiurida Silitonga dan Muhammad Fadli, Jumat (4/12) sekitar pukul 14.00 WIB.

Laporan itu dipicu atas adanya sebuah video rekaman calon wakil bupati tersebut yang menyatakan ketua KPU Kabupaten Karimun menyebut ia bersama calon Bupati yang berpasangan dengannya lebih unggul dibanding paslon lainnya.

“Cawabup (itu) mengatakan menurut ketua KPU pak Eko pasangannya lebih unggul,” ujar salah seorang warga yang mendatangi Bawaslu Karimun, Tengku Junizar.

Berita Terkait :  KEK Pulau Asam Masih Terkendala Status Hutan

Tengku bersama sejumlah warga lainnya, meminta Bawaslu untuk menindaklanjuti laporan tersebut.

“Kita minta ini ditindaklanjuti karena kami menilai ini cukup berbahaya bagi demokrasi di Pilkada Karimun,” katanya.

Dia mengatakan, rekaman video tersebut sebelumnya sempat diposting melalui akun media sosial facebook pada Jumat dini hari sekitar pukul 01.00 WIB. Namun, saat ditelusui lebih jauh, video tersebut telah dihapus.

“Paginya saya lihat sudah tidak ada lagi (video), sudah dihapus tapi kami sempat copy dan screenshoot dan kami serahkan kepada Bawaslu sebagai barang bukti,” ucapnya.

Terkait adanya laporan warga tersebut, dibenarkan oleh Komisioner Bawaslu Karimun Tiurida Silitonga.

“Benar kami mendapat laporan dugaan pelanggaran diduga dilakukan oleh salah satu calon Wakil Bupati Karimun,” jelasnya.

Berita Terkait :  Bupati Meranti Gelar Malam Syukuran Sempena HUT RI Ke-74 Tahun 2019

Terpisah, Ketua KPU Kabupaten Karimun Eko Purwandoko menyangkal adanya informasi seperti yang disampaikan oleh salah satu calon Wakil Bupati Karimun tersebut.

“Saya dari awal sudah komitmen saya akan bekerja secara profesional, berintegritas, jadi kalau ada kalimat-kalimat yang seperti itu saya kira ini berita yang tidak benar,” ungkapnya.

Eko mengatakan, dirinya akan segera memberikan klarifikasi bahwa tidak pernah mendukung salah satu pasangan calon pada gelaran Pilkada Karimun 2020.

“Saya akan mengklarikasi, bahwa saya tidak pernah mengatakan bahwa salah satu pasangan lebih unggul, karena ini masalah integritas kita. Gak bisa saya menyampaikan salah satu pasangan calon ini kredibilitasnya dan lain sebagainya. Tidak mungkin saya menyampaikan seperti itu,” imbuhnya.

Berita Terkait :  Menuju Pilkada Serentak, Polres Kuansing Bagi-bagi Masker
Bagikan Artikel ini :

Komentar

Tinggalkan Balasan