Empat Mesin Pembangkit Rusak,Pemadaman Listrik Selama Sepekan Kedepan

- Jurnalis

Sabtu, 25 Maret 2017 - 14:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Liputankepri.com,Karimun – Gangguan yang terjadi pada pembangkit PLTU Tanjungsebatak dan PLTD Bukit Carok yang mengalami defisit daya sebesar 2,5 Megawatt dari 25 Megawatt menjadi 22,5 Megawatt sehingga PT (Persero) PLN Rayon Tanjungbalai Karimun harus melakukan pemadaman bergilir  selama sepekan kedepan.

“Kerusakan dua unit mesin di PLTD Bukit Carok, dan unit 2 di PLTU Tanjungsebatak terjadi sejak hari Kamis yang lalu. Jadi saya mohon maaf atas ketidaknyaman para pelanggan, yang akan diusahakan secepatnya perbaikan di PLTD maupun PLTU Tanjungsebatak,” jelas manager PT (Persero) PLN Rayon Tanjungbalai Karimun Fauzar Zain, kemarin (24/3).

Fauzar mengakatan,pihaknya sekarang sedang menunggu material yang dibutuhkan terhadap dua unit mesin yang ada di PLTD Bukit Carok. Sedangkan, pemadaman secara bergilir dilakukan selama 4 jam sekali dengan rentang waktu mulai pukul 13.00 WIB hingga 01.00 WIB dini hari.

”Pemadaman dengan estimasi sekitar 4 Jam. Pas kebetulan saja, kerusakan bersamaan dengan PLTU Tanjungsebatak. Maklum saja beberapa hari ini cuaca cukup panas kali, sehingga berdampak terhadap mesin yang ada di PLTD Bukit Carok,” ungkapnya.

Sementara Manager PLTU Tanjung Sebatak Lukman ketika dikonfirmasi membenarkan, adanya gangguan di mesin unit 2 yang sekaligus dilakukan perawatan rutin. Namun, demikian pihaknya berusaha semaksimal mungkin untuk memperbaiki mesin di unit 2. Sedangkan, mesin unit 1 masih dalam perbaikan yang diperkirakan pada bulan April mendatang sudah mulai beroperasi.

”Sejak Senin lalu, sudah tidak beroperasi. Kita prediksikan Senin depan sudah dapat beroperasi seperti semula dan langsung mensuplay ke PLN Pelanggan,” harapnya.(bp)

Follow WhatsApp Channel www.liputankepri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Terkesan Dibiarkan, Aktifitas Pengerukan Tanah Urug Milik Bujang Disorot
Jaga Ketahanan Pangan, Polsek Kampar Kiri Pantau Perkembangan Jagung
Luput dari Pantauan Ataukah Sengaja Dibiarkan, Sabung Ayam di Pelipit Tidak Tersentuh Hukum
Konsumen Keluhkan Timbangan Para Pedagang di Pasar Puan Maimun
Polres Karimun Ungkap Kasus Kekerasan Terhadap Pengemudi Ojol Wanita
Ancaman Serius bagi Ekosistem Laut Akibat Penambangan TI Apung di Perairan Karimun
Apresiasi Prestasi Personel, Kapolres Karimun Tekankan Peningkatan Kinerja Pelayanan
Insiden Maut, Seorang Pria Warga Teluk Air Tewas di Tangan Lettu CPM di THM Satria

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 23:01 WIB

Jaga Ketahanan Pangan, Polsek Kampar Kiri Pantau Perkembangan Jagung

Jumat, 7 Agustus 2026 - 10:50 WIB

Luput dari Pantauan Ataukah Sengaja Dibiarkan, Sabung Ayam di Pelipit Tidak Tersentuh Hukum

Kamis, 6 Agustus 2026 - 10:43 WIB

Konsumen Keluhkan Timbangan Para Pedagang di Pasar Puan Maimun

Senin, 3 Agustus 2026 - 10:52 WIB

Polres Karimun Ungkap Kasus Kekerasan Terhadap Pengemudi Ojol Wanita

Jumat, 31 Juli 2026 - 11:26 WIB

Ancaman Serius bagi Ekosistem Laut Akibat Penambangan TI Apung di Perairan Karimun

Berita Terbaru