Kondisi 10 WNI yang di bebaskan militan Abu Sayyaf, sedang makan di rumah gubernur Sulu

10 ABK Warga Negara Indonesia telah dibebaskan oleh kelompok militan Abu Sayyaf di daerah Sulu pada Minggu siang hari ini. Polisi wilayah Provinsi Sulu, Wilfredo Cayat mengonfirmasi perihal pembebasan ini.

“Kita infokan ada seorang tidak diketahui menaruh 10 WNI di depan rumah dari Gubernur Sulu (Abdusakur) Toto Tan (II),” kata Cayat, seperti dikutip dari laman the Star, Minggu (5/1).

Selama berada di rumah dinas gubernur, sepuluh sandera tersebut nampak sehat. Mereka dilayani dengan baik oleh Pemerintah Sulu.

Untuk mengembalikan kebugaran paska disekap di pedalaman, ke-10 sandera diberikan makanan. Kini 10 WNI sedang dipulihkan kondisinya dan siap dipindahkan ke Zamboanga. Mereka juga tengah dipersiapkan untuk dikembalikan ke pihak konsuler.

Bagikan Artikel ini :
Berita Terkait :  Pemerintah Dinilai Kecut Sikapi Singapura

Tinggalkan Balasan