class="wp-singular post-template-default single single-post postid-9447 single-format-standard wp-custom-logo wp-theme-detak-terkini unselectable">

Home / Karimun

Kamis, 6 Juli 2017 - 14:38 WIB

Pembangunan Batu Miring Yang Roboh Akibat Longsor Mulai Di Kerjakan

Personil dari Satlantas Polres Karimun terlihat mengatur lalu lintas di sekitar pembangunan batu miring yang ambruk akibat longsor, Kamis (6/7/2017). foto: alchapoenk

liputankepri.com, KARIMUN – Perbaikan batu miring di Simpang BCA, Jalan Teuku Umar, Kecamatan Karimun yang ambruk akibat longsor pada Selasa (27/6) lalu, sudah mulai di kerjakan. Terlihat pekerja mulai membersihkan lokasi sekitar longsor, Kamis (6/7/2017).

Personil dari Satlantas Polres Karimun juga terlihat mengatur lalu lintas, pasalnya di sekitar lokasi kejadian merupakan jalan utama lalu lintas ke pusat kota Tanjungbalai Karimun.

Pembangunan batu miring atau dinding penahan tebing tersebut sempat terkendala, dikarenakan lahan tersebut milik perorangan bukan milik pemerintah. Bahkan sebagian warga mengkhawatirkan terjadinya longsor susulan apabila turun hujan lebat.

“Semenjak terjadinya longsor kemarin puing-puing batu miring belum sempat di bersihkan, dan sempat mengganggu arus lalu lintas. khawatir terjadi longsor susulan kalau hujan lebat,” ujar Mustofa, salah seorang warga sekitar lokasi, Kamis (6/7/2017).

Sementara itu Bupati Karimun, Aunur Rafiq mengatakan, meski kemungkinan akan dipasang turap atau dinding penahan, namun untuk sementara belum dapat memastikan perihal kelanjutan. Pasalnya, lahan yang mengalami longsor merupakan milik orang perorangan dan bukan tanah negara.

“Tadi sudah rapat yang dipimpin asisten I. Nanti asisten I akan melaprkan pada saya. Tanah ini milik orang perorangan dan bukan milik negara. Tapi akibat longsor jadi berdampak kepada  keselamatan orang lain,” ujar Rafiq

Diperkirakan anggaran yang akan digunakan adalah dana bencana atau dengan sistim kegiatan. Namun agar tidak menjadi masalah penggunaan anggaran, maka Pemerintah Daerah Karimun akan terlebih dahulu berkonsultasi dengan Tim Pengawal dan Pengaman Pemerintah dan Pembangunan Daerah (TP4D).

“Kemungkinan akan dengan sistim dana bantuan bencana. Tapi kita belum tau berapa besaran dan ketersedian dana. Karena kita baru masuk (kerja) dan langsung action,” tambahnya. (***)

Share :

Baca Juga

Berita

Polres Karimun Gelar Apel Pasukan Operasi Zebra Seligi 2025

Ekonomi

Atasi Konflik Dua Kelompok Nelayan di Karimun, DKP Provinsi Turun Tangan

Batam

Dua Pelaku Curanmor di Bekuk Polsek Sekupang

Featured

Bupati Karimun Resmi Menutup MTQ Ke- 9 Kabupaten Karimun

Karimun

Hanya Ingin Memiliki Ponsel Android, Seorang Remaja Berurusan Dengan Polisi

Karimun

Bea Cukai Kepri Kunjungi Pabrik Pengolahan Kelapa Milik PT Saricotama Indonesia

Featured

Bupati Karimun Aunur Rafiq Lepas Kafilah MTQ ke Tanjungpinang

Featured

Tim WFQR Hentikan Kapal Berbendera Belize Saat Memuat BBM OPL
error: Content is protected !!