oleh

Penyebaran Covid-19, Pemkab Karimun Diminta Tutup Sementara Hotel Satria

Karimun – Dilaporkan penambahan angka positif covid -19 di Kabupaten Karimun sejak tanggal 17 Desember 2020 berjumlah 19 kasus.

Dengan terpaparnya 8 orang karyawan positif covid-19 di tempat hiburan Hotel Satria yang berada di Jalan A Yani, Tanjungbalai Karimun menambah sederatan kasus positif covid-19 di Kabupaten Karimun.

Jumlah kasus tersebut sangat besar peningkatannya kalau di bandingkan dengan jumlah kasus covid-19 sebelumnya.

Terus meningkatnya jumlah pasien positif corona itu membuat Lembaga Pemantau Kinerja Aparatur Pemerintah (LPKAP) Kabupaten Karimun menyiapkan sejumlah langkah.

Salah satunya meminta agar pemkab Karimun untuk menutup sementara operasional tempat hiburan malam KTV Hotel Satria.

“Jumlah kasus tersebut sangat besar peningkatannya kalau di bandingkan dengan jumlah kasus covid-19 sebelumnya,” jelas ketua LPKAP Herman Indo kepada media ini di ruang kerjanya, Sabtu (19/12/2020).

Berita Terkait :  Uji Coba Nuklir Korut Getarannya Terasa Hingga Di Padang

LPKAP mendorong pemerintah kabupaten Karimun segera membatasi sampai menutup operasional bidang usaha pariwisata. Khususnya usaha hiburan malam Hotel Satria,” tegasnya.

Herman menyatakan, penutupan sementara itu bertujuan untuk membatasi berkumpulnya massa lebih besar yang berpotensi menambah penyebaran virus corona.

“Kami berharap Pemkab Karimun agar segera mengambil tindakan agar penyebaran covid-19 di kabupaten karimun ini tidak meluas dan tidak menimbulkan keresahan serta ketakutan masyarakat,” harapnya.

Kepala Dinas Kesehatan Karimun, Rachmadi mengatakan, begitu diketahui adanya 8 orang positif, pihak pengelola THM Hotel Satria melakukan swab mandiri lebih dari 50 orang yang berhubungan langsung di lokasi.

Dengan penambahan 19 pasien tersebut, maka total kumulatif pasien covid di Karimun hingga saat ini mencapai 293 orang.

Berita Terkait :  Bupati Buka Kejurda Seri - 1 Motocross Grasstrack 2017

Selain bertambahnya pasien positif, pasien yang sembuh juga bertambah 4 orang. Hingga saat ini, total pasien yang sembuh menjadi 241 orang dan meninggal sebanyak 14 orang,” papar Rachmadi.**

(Agus.HZ)

Bagikan Artikel ini :

Komentar

Tinggalkan Balasan