oleh

Pengawasan Keluar Masuk Barang di Pelabuhan Telaga Punggur Dipertanyakan

Batam – Pengawasan keluar masuknya barang melalui mobil ekspedisi di pelabuhan ASDP Telaga Punggur, Batam, Provinsi Kepri oleh petugas Bea Cukai terkesan luput dari pemeriksaan, Kamis (13/1/2021).

Dari pantauan awak media, beberapa unit mobil ekspedisi yang diduga bermuatan sembako, minuman, rokok dan barang elektronik kawasan Free Trade Zone (FTZ) yang melewati pelabuhan Telaga Punggur Batam terlihat over kapasitas.

Sementara itu, Wakil ketua Basus D-88 LAI DPD Provinsi Kepri Sabaruddin mengatakan,, dari hasil penelusuran pada hari Kamis tanggal 13 Januari 2021pukul 16:15 Wib, puluhan unit kendaraan bermuatan barang campuran antri di pelabuhan ASDP Punggur Batam tanpa pengecekan dari pihak Bea Cukai.

Berita Terkait :  Pria yang biasa dipanggil Haji Permata meninggal dunia

“Patut kita duga, muatan barang campuran yang diberangkatkan melewati pelabuhan Telaga Punggur Batam tujuan Dabo Singkep Ilegal ,” jelas Sabar, Jum’at (15/1) via hp selularnya.

Sebab kata Sabar, kita tidak melihat petugas disana melakukan pemeriksaan barang-barang yang di muat truk ekspedisi yang sudah antri di pelabuhan Punggur Batam.

“Truk ekspedisi ini bisa aja membawa barang ilegal yang tidak sesuai manifes yang diajukan ke Pabean. Dan kondisi ini diperparah dengan longgarnya pengecekan yang dilakukan pihak yang berkepentingan,” ujarnya

Senada juga disampaikan oleh salah pedagang di pelabuhan ASDP mengatakan, biasanya petugas dan aparat di pelabuhan ASDP Punggur jarang melakukan pemeriksaan barang yang dimuat truk ekpedisi. Kadang barang yang dimuat over kapasitas.

Berita Terkait :  Pasca Penembakan Haji Permata, Polda Riau Periksa Enam Orang Petugas Bea Cukai

“Truk ekpedisi yang over kapasitas tidak ditegur dan diperiksa ,” ujar Joni.

Hingga berita ini di update pihak petugas di pelabuhan RORO Punggur Kota Batam belum berhasil ditemui awak media ini untuk dimintai keterangannya.**

(Sabar)

Bagikan Artikel ini :

Komentar

Tinggalkan Balasan