Pulau Nipah Batuampar Strategis Menjadi Pelabuhan Jangkar Kapal Besar

- Jurnalis

Sabtu, 11 Maret 2017 - 10:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Liputankepri.com,Batam – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Panjaitan kembali menegaskan bahwa Pulau Nipah dan Pelabuhan Batuampar sangat strategis untuk menjadi pelabuhan yang mampu bersaing dengan negara tetangga.

Kedua tempat tersebut dianggap berpotensi karena memiliki kedalaman yang cukup untuk tempat labuh jangkar kapal-kapal besar.

Pulau Nipah bagus karena area lego jangkarnya sedalam 15 meter. Begitu juga dengan wilayah lautan Pelabuhan Batuampar. Tinggal dikoordinasikan dengan Kementerian Perhubungan mengenai teknis dan pengelolaannya nanti,” ujarnya saat meninjau Pulau Tolop, Kecamatan Belakangpadang, Jumat (10/3).

Luhut berkunjung ke pulau Tolop untuk melihat apakah pulau tempat pangkalan militer ini bisa menjadi salah satu kawasan industri.

Pulau Tolop merupakan basis dari pangkalan marinir penjaga wilayah perbatasan. Pulau seluas 8,6 hektare ini dijaga oleh 20 orang tentara angkatan laut yang siap siaga memantau selat Malaka.

Pulau ini memiliki satu dermaga, satu helipad yang berada di tengah pulau. Semakin kedalam, maka akan bisa melihat sekumpulan gedung tempat para marinir tersebut bertugas,seperti yang dilansir laman Jpnn.

Ada lima gedung yang terdiri tiga mes, satu ruang serbaguna, dan satu menara kontrol.

Di depan komplek bangunan terdapat tembok besar yang dilindungi lagi oleh tembok pemecah ombak. Sehingga pulau ini seperti sebuah benteng besar.

 Namun setelah melihat lebih dekat, ia mengaku lebih menyukai Pulau Nipah yang pernah dikunjunginya beberapa waktu yang lalu.Selain memiliki kedalaman yang cukup untuk menjadi pelabuhan transhipment, Pulau Nipah memiliki lokasi yang relatif cukup mudah untuk direklamasi. Sedangkan Pulau Tolop sulit untuk direklamasi karena berdekatan dengan Pulau Belakangpadang, walaupun pulau tersebut langsung berhadapan dengan Singapura.

“Semua bisa dikoordinasikan, namun salahnya kita tak pernah terintegrasi kerjanya,” jelasnya.

Sedangkan untuk Pelabuhan Batuampar, Luhut mengungkapkan merupakan salah satu target pembangunan. Ia mengatakan kapasitasnya yang dapat menampung banyak kapal tidak dapat diabaikan.

Sebelum memulai langkah baru dalam merancang industri baru, Luhut menegaskan saat ini fokus kementerian yang dipimpinnya adalah melakukan langkah terpadu untuk mengamankan wilayah perbatasan termasuk mengamankan Pulau Tolop.

“Hal yang terpenting adalah segera mengamankan wilayah perbatasan. Pulau Tolop adalah pulau terdepan saat ini,” pungkasnya.

 

Follow WhatsApp Channel www.liputankepri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polres Karimun Gelar Upacara Tabur Bunga Di Laut Dalam Rangka HUT Bhayangkara Ke-80
Grand Final Turnamen E-Sports Mobile Legends Kapolres Karimun Cup 2026
Bupati Asmar Temui Bappenas RI, Perjuangkan Dukungan APBN 2027 untuk Infrastruktur dan Pembangunan Kepulauan Meranti
PT PLN Karimun Akui Pemasangan Kabel Internet Milik PT SOLNET Ilegal
Polres Karimun Gelar Apel Sabuk Kamtibmas
Resmi Masuk KBLI 2025, Influencer dan YouTuber yang Belum Punya NIB Siap-Siap Kena Sanksi OSS
Kapolsek Kampar AKP Asdisyah Mursid SH Kembali Tinjau Tanaman Jagung Pipil di Desa Kayu Aro
Karimun Berpeluang Menjadi Pusat Pertumbuhan Baru

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 14:55 WIB

Polres Karimun Gelar Upacara Tabur Bunga Di Laut Dalam Rangka HUT Bhayangkara Ke-80

Selasa, 23 Juni 2026 - 05:24 WIB

Grand Final Turnamen E-Sports Mobile Legends Kapolres Karimun Cup 2026

Senin, 22 Juni 2026 - 19:42 WIB

Bupati Asmar Temui Bappenas RI, Perjuangkan Dukungan APBN 2027 untuk Infrastruktur dan Pembangunan Kepulauan Meranti

Senin, 22 Juni 2026 - 15:51 WIB

PT PLN Karimun Akui Pemasangan Kabel Internet Milik PT SOLNET Ilegal

Senin, 22 Juni 2026 - 12:06 WIB

Polres Karimun Gelar Apel Sabuk Kamtibmas

Berita Terbaru