Puluhan Santri Yang Keracunan Ditanggung Pengobatannya Oleh Penyedia Nasi Kotak

- Jurnalis

Rabu, 26 Juli 2017 - 11:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

liputankepri.com, Karimun – Donatur yang menyediakan nasi kotak untuk santri pesantren Hidayatullah, sehingga mengakibatkan puluhan santri keracunan pada Sabtu (22/7/2017), bersedia menanggung 100 persen biaya pengobatan terhadap puluhan santri yang keracunan.

Kapolsek Meral AKP Badawi, menyaksikan kesepakatan antara pihak penyedia nasi kotak dengan Pesantren Hidayatullah di Polsek Meral, Rabu (26/7/2017). Dari hasil mediasi di sepakati pihak catering menanggung pengobatan puluhan santri yang keracunan. (foto: istimewa)

Kesepakatan tersebut sesuai pernyataan pihak penyedia nasi kotak setelah didapatkan hasil mediasi yang dilakukan antara  Polsek Meral dengan pihak Ponpes dan penyedia nasi kotak, Senin (24/7/2017) sore kemarin.

“Kita sudah melakukan mediasi kemarin, hasilnya biaya pengobatan seluruh korban ditanggung pihak penyedia nasi kotak. Memang saat ini sudah ada yang diijinkan pulang karena kondisinya sudah membaik, namun tentu mereka harus rutin kontrol, dan itu ditanggung pihak catering,” kata Kapolsek Meral, AKP Badawi, Rabu (26/7/2017).

Terkait kejadian ini, Badawi menyebut bahwa dari pihak Pesantren tidak ada tuntutan khusus yang diminta. Karena menurutnya kejadian tersebut merupakan musibah dan bukan ada unsur kesengajaan dari pihak catering.

“Tidak ada unsur kesengajaan, anak pihak catering juga keracunan. Jadi ini merupakan niat baik dari pihak catering untuk bertanggung jawab. Pihak catering bertanggungjawab dan mendampingi setiap kali korban keracunan melakukan kontrol ke rumah sakit” ucap Badawi.

Badawi menambahkan, dengan adanya kejadian seperti ini, Ia menghimbau kepada masyarakat agar lebih waspada dalam memilih bahan makanan yang akan digunakan untuk memasak, apalagi untuk makanan yang akan disajikan di suatu acara.

“Dari kejadian ini, kita hanya minta agar masyarakat lebih waspada dalam memilih bahan makanan, supaya hal seperti ini tidak terjadi lagi,” ujar Badawi. (***)

Follow WhatsApp Channel www.liputankepri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

TNI AL Gagalkan Penyelundupan 1,9 Ton Pasir Timah ke Malaysia
Wakil Bupati Meranti Desak Roro Meranti-Kepri Segera Beroperasi
Penambangan Sedimentasi Laut di Karimun: Ancaman Baru bagi Nelayan
Polres Karimun Ikuti Kenduri Kebangsaan dan Doa Bersama HUT Bhayangkara Ke-80
Tim OVER Juara Kapolres Cup Mobile Legends, Siap Wakili Kep. Meranti ke Polda Riau
Diduga Beras Oplosan, Satgas Pangan Diminta Periksa Gudang milik AC di Baran
Polres Karimun Gelar Upacara Tabur Bunga Di Laut Dalam Rangka HUT Bhayangkara Ke-80
Grand Final Turnamen E-Sports Mobile Legends Kapolres Karimun Cup 2026

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 12:27 WIB

TNI AL Gagalkan Penyelundupan 1,9 Ton Pasir Timah ke Malaysia

Selasa, 7 Juli 2026 - 11:49 WIB

Wakil Bupati Meranti Desak Roro Meranti-Kepri Segera Beroperasi

Kamis, 2 Juli 2026 - 22:15 WIB

Penambangan Sedimentasi Laut di Karimun: Ancaman Baru bagi Nelayan

Sabtu, 27 Juni 2026 - 09:18 WIB

Polres Karimun Ikuti Kenduri Kebangsaan dan Doa Bersama HUT Bhayangkara Ke-80

Jumat, 26 Juni 2026 - 09:06 WIB

Tim OVER Juara Kapolres Cup Mobile Legends, Siap Wakili Kep. Meranti ke Polda Riau

Berita Terbaru