Tambang Pasir Laut Milik Koperasi Sekop Jaya Diduga Kangkangi Aturan Distamben Kepri

- Jurnalis

Kamis, 18 Januari 2018 - 20:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Liputankepri.com,Karimun – Aktifitas tambang pasir laut atas nama Koperasi Serba Usaha Sekop Jaya yang beroperasi di Perairan Pulau Rengas Kabupaten Karimun Kepulauan Riau tepatnya di depan Selat Beliah Prayun Kundur diduga kuat telah melanggar aturan yang di tetapkan oleh Distamben Prov Kepri.

Kapal pompong pengangkut pasir laut saat antri di perairan Selat Beliah Prayun Kundur Karimun.

“Adapun aturan yang dilanggar oleh Koperasi Sekop Jaya yang beroperasi di Perairan Pulau Rengas sesuai dengan izin yang berlaku di antaranya diduga kuat beroperasi di luar izin yang ada,” tegas Andi Acok selaku ketua Patriot Nasional dan wakil ketua Lembaga Pemantau Penyelenggara Negara Republik Indonesia (LPPNRI) Kabupaten Karimun Kamis,(18/01/2018).

Kemudian jelas Acok, ada indikasi bahwasanya pengawasan dari Distamben Prov Kepri seolah-olah mengabaikan tupoksinya di dalam pengawasan kegiatan tambang pasir laut yang di kerjakan oleh Koperasi Sekop Jaya ini,”jelasnya

Bukan itu saja,aktifitas tambag pasir laut ini sesuai izin yang di berikan bahwa setiap izin hanya di benarkan satu unit kapal hisap saja untuk beroperasi,sementara di lapangan kapal hisap yang di operasikan mencapai 5 unit.. “Jadi Tupoksi pengawasan dari Distamben Prov Kepri kita duga ada main mata dengan pengusaha pasir laut ini.

Selain itu,Koperasi Sekop Jaya juga telah melakukan pungutan kepada setiap kapal pengangkut sebesar Rp 800.000,- sampai Rp 1000.000,- kepada kapal pengangkut yang belum pernah di ukur sebelumnya.Bayangkan kalau 15 kapal yang muat dalam satu hari berapa duit yang mereka pungut,dan untuk apa uang tersebut..?

Dalam kontek ini,perlunya aparat terkait untuk melakukan pemeriksaan kepada pemilik izin untuk antisipasi dugaan kecurangan pembayaran pajak daerah guna mengukur ulang muatan kapal tersebut untuk mencari tau kebenaranya.

“Saya mencurigai adannya dugaan manipulasi data muatan kapal untuk membayar retribusi pajak daerah,dari itu aparat terkait perlu turun dan melakukan pemeriksaan terhadap kapasitas muatan kapal pengangkut serta pemilik izin ,”ungkap Acok

Sebab,Koperasi Sekop Jaya ini menjual pasir laut seharga Rp 235.000 perkoyan setara dengan 2 kubik dan 2,8 Matrik Ton. Kegiatan tambang pasir laut ini audah berlangsung selama 4 bulan mulai tanggal 5 September 2017 lalu.

Kendati demikian,kegiatan tambang pasir ini juga tanpa di lengkapi batas area tambang serta legalitas 5 unit kapal hisap yang beroperasi disana juga di ragukan keabsahan dokumenya,”ujar Acok

“Dalam waktu dekat ini saya akan membuat laporan resmi terkait adannya dugaan kecurangan di dalam aktifitas tambang pasir laut ini,”pungkas Acok

Reza salah satu staf Distamben Prov Kepri ketika di konfirmasi baru-baru ini mengatakan izin IPR pasir laut atas nama Sekop Jaya ini perlu di uji keabsahanya,sebab setahu dia izin IPR sudah di bekukan..

“Saya akan coba sounding dulu ke pak kadis soal IPR Koperasi Sekop Jaya ini,”jelas Reza

Ammar selaku pemilik Koperasi Sekop Jaya pasir laut yang beroperasi di perairan Pulau Rengas Karimun sampai berita ini di terbitkan belum bisa di konfirmasi.(red)

Follow WhatsApp Channel www.liputankepri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Perluas Perlindungan Pekerja, Menaker : Diskon Iuran JKK-JKM 50 Persen Berlaku bagi Peserta BPU
Polsek Moro Gencarkan Pencegahan Karhutla di Wilayah Rawan
27 Kg Sabu Digagalkan di Selat Akar, Polisi Tembak Juru Mudi-Desakan Bongkar Bandar Besar Menguat
Satgas Jembatan Merah Putih Presisi Tahap II Percepat Pembangunan di Dua Titik Kabupaten Siak, Satu Titik Hampir Rampung
Sekda Sudandri Pimpin Upacara Hari Otonomi Daerah ke-30 di Meranti, Tekankan Sinergi Pusat dan Daerah
Diduga Komentar Fb “Ory Jone” Hina Wartawan! Insan Pers Anambas Siap Lapor Polisi
Razia Gabungan di Tempat Hiburan Malam Karimun Nihil Narkoba
Wakil Bupati Muzamil Hadiri Anugerah Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 22:54 WIB

Perluas Perlindungan Pekerja, Menaker : Diskon Iuran JKK-JKM 50 Persen Berlaku bagi Peserta BPU

Selasa, 28 April 2026 - 20:47 WIB

Polsek Moro Gencarkan Pencegahan Karhutla di Wilayah Rawan

Selasa, 28 April 2026 - 12:24 WIB

Satgas Jembatan Merah Putih Presisi Tahap II Percepat Pembangunan di Dua Titik Kabupaten Siak, Satu Titik Hampir Rampung

Senin, 27 April 2026 - 09:05 WIB

Sekda Sudandri Pimpin Upacara Hari Otonomi Daerah ke-30 di Meranti, Tekankan Sinergi Pusat dan Daerah

Minggu, 26 April 2026 - 19:15 WIB

Diduga Komentar Fb “Ory Jone” Hina Wartawan! Insan Pers Anambas Siap Lapor Polisi

Berita Terbaru

Berita

Anggota DPR RI Tinjau Kawasan Industri Tanjung Buton

Rabu, 29 Apr 2026 - 01:17 WIB

Berita

Polsek Moro Gencarkan Pencegahan Karhutla di Wilayah Rawan

Selasa, 28 Apr 2026 - 20:47 WIB