Tim Gabungan Polres Meranti Amankan Sabu Tiga Kilogram di Kapal Motor Doa Bunda II

  • Bagikan
Tim gabungan Bea Cukai Bengkalis serta Satpolair Polres Meranti mengamankan tiga (3) kilogram narkotika jenis sabu didalam Kapal Motor (KM) Doa Bunda II di perairan Desa Kedabu Rapat, Kecamatan Rangsang Pesisir, Kabupaten Kepulauan Meranti, Jum’at 16/07/2021.

Meranti Tim gabungan Bea Cukai Bengkalis serta Satpolair Polres Meranti mengamankan tiga (3) kilogram narkotika jenis sabu didalam Kapal Motor (KM) Doa Bunda II di perairan Desa Kedabu Rapat, Kecamatan Rangsang Pesisir, Kabupaten Kepulauan Meranti, Jum’at 16/07/2021

Kapal Motor (KM) penyeludupan yang membawa barang haram masuk ke indonesia (Meranti) serta ratusan karung barang-barang selundupan dari luar negeri diketahui milik salah seorang berinisial OP warga desa selang pasung. Sabu ditemukan tersimpan di dalam lambung kapal yang ditimbun dengan barang selundupan.

“Iya benar, kita telah mengamankan narkoba jenis sabu sebanyak tiga kilogram dan barang bukti sudah kita bawa ke Mapolres Kepulauan Meranti dan saat ini kita sedang melakukan pengembangan dan mengejar pelaku yang melarikan diri,” kata Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Eko Wimpiyanto Hardjito SIk, Jum’at (23/7/2021).

Berita Terkait :  Sekda Meranti Buka MTQ Ke-XI Kecamatan Tebing Tinggi Barat, Tingkatkan Kecintaan Umat Kepada Al-Quran

Dijelaskannya saat penangkapan, Jumat (16/7/2021), sempat terjadi kejar-kejaran antara KPC Lancang Kuning Polda Riau, Tim Bea Cukai Bengkalis serta Satpolair Polres Kepulauan Meranti dengan kapal penyeludup di perairan Desa Kedabu Rapat, Rangsang Pesisir, Kepulauan Meranti.

Kejar-kejaran ini berawal saat KM Doa Bunda II tak menggunakan alat penerangan saat berlayar.

Melihat hal tersebut petugas gabungan curiga dan melakukan pengejaran terhadap kapal tersebut guna memeriksa kelengkapan surat-surat pelayaran.

Namun, kapal KM Doa Bunda II malah mencoba kabur dengan menerjang hutan bakau atau mangrove sekitar.

Merasa tidak dapat lari dari kejaran tim pelaku kemudian meninggalkan begitu saja kapal di hutan bakau dengan keadaan mesin kapal masih dalam keadaan masih hidup keesokan harinya.

Berita Terkait :  Video Mahasiswa STKIP meranti Tour Study "Sejarah lubang Jepang"

Saat tim naik dan memeriksa kapal tersebut, dijelaskannya tim gabungan menemukan 3 bungkus sabu-sabu seberat 3 kg, serta ratusan karung barang-barang selundupan dari luar negeri.

“Kapal kita ditangkap di perairan Desa Kedabu Rapat, Kecamatan Rangsang Pesisir, Kabupaten Kepulauan Meranti. Kapten KM Doa Bunda II panik dan kabur dengan menerobos karang serta masuk ke hutan-hutan bakau di sana,” ungkap Eko.

Selain itu Tim Gabungan juga menemukan paspor bernomor C6731025 yang berada di dalam kapal motor. Dijelaskannya pemilik paspor itu diduga pemesan sabu-sabu yang disimpan di bagian dalam kapal seberat 3 kg.

Untuk diketahui kapal tersebut memuat ratusan karung barang-barang seludupan dari luar negeri. Di antaranya 167 karung bawang merah, 45 karung baju bekas, 9 karung sepatu bekas, 25 karung garam dan 35 kasur bekas.**

Berita Terkait :  Polda Babel Menyisir Kapal Hantu Terjebak di Hutan Bakau Padang Jati

Bagikan Artikel ini :
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan