class="wp-singular post-template-default single single-post postid-6056 single-format-standard wp-custom-logo wp-theme-detak-terkini unselectable">

Home / Featured / Karimun / Kepri / Pendidikan

Rabu, 29 Maret 2017 - 17:41 WIB

Karimun Darurat Narkoba, Sebagian Besar Dipasok dari Malaysia

Liputankepri.com,Karimun – Peredaran narkoba jenis sabu di Karimun cukup mengkhawatirkan. Dari beberapa kasus yang diungkap polisi, rata-rata barang haram itu dipasok dari negeri jiran Malaysia. Pemasokan sabu tersebut tidak hanya melalui pelabuhan internasional, melainkan banyak melalui pelabuhan tidak resmi.

Hal tersebut diakui Kapolres Karimun AKBP Armaini, bahwa pihaknya berkonsentrasi penuh dalam pemberantasan narkoba, karena saat ini Karimun di klaim beberapa kalangan sebagai pintu masuk peredaran narkoba jenis sabu dari Malaysia.

“Narkoba jenis sabu kebanyakan dipasok dari Malaysia. Hal ini karena letak geografis Karimun yang berada di wilayah perbatasan dengan Malaysia menjadikan bandar narkoba leluasa memasukkan narkoba. Ada sekitar 254 pulau dan yang berpenghuni sekitar 60 pulau. Kondisi seperti itu dimanfaatkan oleh para bandar memasukkan narkoba ke Karimun,” kata Armaini.

Lebih jelas Armaini mengatakan,para bandar narkoba tidak pernah berhenti memperluas jaringan untuk mengedarkan narkoba di Karimun, bahkan selalu membuat modus baru untuk memasukkan narkoba dari Malaysia ke Karimun. Tidak hanya itu Peredaran narkoba jenis sabu di Karimun juga beredar di lingkungan rumah tahanan (rutan) kelas II B Tanjungbalai Karimun,bahkan tidak sedikit peredarannya di kendalikan oleh beberapa narapidana kasus narkoba yang ada di rutan,”ungkap Armaini.

Kepala Rutan Kelas II B Tanjungbalai Karimun,Eri Erawan, mengaku . Pihaknya berkomitmen untuk memerangi narkoba di dalam lembaga pemasyarakatan, mengingat bahaya yang ditimbulkan oleh barang terlarang tersebut cukup membahayakan penggunanya.

“Kami akui bahwa pengguna narkoba jenis sabu masih ada di lingkungan rutan Tanjungabalai Karimun, barang berbahaya ini di konsumsi oleh penghuni yang tersandung masalah narkoba. Maka dari itulah saat ini kami memperketat penggeledahan setiap tamu khususnya yang membesuk penghuni kasus narkoba,” jelas Eri.

Pernyataan kedua pejabat di Karimun ini disampaikan pada acara Dialog Bulanan Jurnalis Karimun, sebagai nara sumber Rabu (29/3). Kegiatan yang diselenggarakan oleh bagian Humas Pemkab Karimun di Gedung Serbaguna Nilam Sari, di jalan Poros, dengan mengambil tema Karimun Darurat Narkoba.

Hadir sebagai narasumber yaitu, Kapolres Karimun, Kepala BNN Karimun, Kepala Rutan Kelas II B Tanjungbalai Karimun, Ketua HNSI, LSM SADO sebagai pusat rehabilitasi pengguna narkoba di Karimun dan Tokoh masyarakat.**

 

Reporter by Chapunk

 

Share :

Baca Juga

Berita

KKP Hentikan Sementara Penambangan Pasir di Pulau Citlim

Featured

Apresiasi Kampanye Keselamatan Pelayaran KSOP, Asmar : Ini Tanggung Jawab Bersama

Batam

Ini Peran Pegawai BP Batam Selundupkan PMI Ilegal ke Singapura

Featured

Tommy Soeharto Kembali di Panggil Polda Metro Jaya

Batam

Harlah Nahdlatul Ulama Ke-1Abad, Pemko Batam Ajak Umat Bersinergi Membangun Batam

Featured

200 Kg Sabu di Bekasi berasal dari Malaysia Lewat Pekanbaru

Karimun

Brigpol Yohanes Dede Renovasi Rumah Nenek Pakis sebagai Wujud Kepedulian Sosial

Featured

Bawa Pasir Timah Sebanyak 400 MT,Bos PT Eunindo Didenda Rp 71 Juta
error: Content is protected !!